BERITA AUDIO Tips Untuk Mendapatkan Hasil Record Suara Yang Jernih

Tips Untuk Mendapatkan Hasil Record Suara Yang Jernih


#recording #voice #tips #audio
Tips Untuk Mendapatkan Hasil Record Suara Yang Jernih

Ingin tahu cara record atau rekam suara untuk audio? Simak beberapa tipsnya di artikel ini untuk bisa record suara jernih untuk berbagai kebutuhan.

Yuk, belajar di GAMELAB ACADEMY harga lebih murah, bisa belajar kapan saja dan di mana saja. Kelas ditulis oleh professional dari industri berkolaborasi dengan praktisi pendidikan. Dapatkan SERTIFIKAT ketika kamu sudah selesai!

Animasi saat ini sudah menjadi salah satu industri hiburan yang semakin hari semakin besar. Tidak hanya dalam bentuk animasi 2D namun animasi 3D saat ini sudah banyak sekali dikembangkan. Animasi dalam konteksnya sudah menjadi salah satu industri yang cukup diperhitungkan saat ini, seperti Disney misalnya. Adanya animasi tentunya tidak terlepas dari adanya campur tangan orang-orang kreatif dibelakangnya, yang merancang animasi tersebut hingga menjadi seperti hidup. Tentunya hal tersebut karena adanya perpaduan antara background, karakter, gerakan, suara, dan musik yang dapat membangkitkan suasananya dalam sebuah animasi tersebut.

"man wearing headset" Photo by Austin Distel on Unsplash

Berbicara tentang suara dan musik, tentunya ada beberapa suara atau musik yang harus kita take atau rekam sendiri (bukan mengunduh dari internet). Biasanya saat kalian membuat sebuah animasi dan menginginkan orisinalitas dari animasi tersebut sehingga untuk dialog, musik, dan efek suara direkam sendiri tanpa mengunduh dari internet. Namun terkadang hasil atau kualiatas dari hasil rekaman tersebut kurang maksimal karena banyaknya suara yang bocor atau terdapat noise pada suara tersebut.

Untuk itu pada artikel kali ini Tim Game Lab Indonesia akan memberikan tips untuk merekam suara baik untuk dialog, musik atau, sound FX yang ada pada animasi. Langsung saja, hal pertama yang bisa kalian lakukan untuk dapat merekam suara langsung dari rumah kalian adalah dengan menyiapkan beberapa tempat dan perlengkapan berikut ini

Temukan ruangan yang tepat

"closed window" Photo by Sebastian Dark on Unsplash

Saat akan merekam suara untuk animasi tentunya kalian membutuhkan sebuah ruang rekam. Merekam sebuah dialog untuk animasi tentunya tidak boleh disembarang tempat, terutama untuk ruang atau tempat yang rentang dengan kebisingan, hindari tempat seperti itu. Beberapa hal di bawah ini bisa kalian gunakan untuk mencari ruangan yang bisa kalian gunakan untuk merekam suara :

  1. Pilihlah sebuah ruangan atau kamar yang bisa membuat kalian bekerja dengan nyaman, tidak terlalu luas dan tidak terlalu sempit.
  2. Ruangan yang cukup tenang dan jauh dari kebisingan adalah salah satu ruangan yang bagus untuk digunakan sebagai ruang rekam.
  3. Pilih ruangan yang tidak menggunakan alas atau lantai kayu karena lantai kayu akan dengan mudah memantulkan suara. 
  4. Hindari ruangan dengan pintu besi, karena hal tersebut juga dapat memantulkan suara.
  5. Akan lebih baik jika di dalam ruangan tersebut terdapat karpet, karena karpet akan membantu menyerap sebagian besar suara sehingga akan mengurangi suara yang mungkin dapat dipantulkan.

Jika kalian sudah menemukan ruang yang tepat maka kalian dapat beralih pada langkah selanjutnya yaitu menata ruangan agar siap untuk melakukan rekaman, baik itu untuk dialog maupun merekam efek suara.


Mulai setting ruangan

"gray and blue Blue condenser with pop filter" Photo by Maria Fernanda Gonzalez on Unsplash

Seperti yang yang telah disebutkan di atas, sebelum melakukan rekaman kita perlu mencari sebuah ruangan khusus yang nantinya akan digunakan sebagai ruang rekam. Setelah menemukan ruang seperti pada poin sebelumnya, tidak sampai disitu, kita perlu melakukan beberapa persiapan agar ruangan tersebut lebih siap untuk kita gunakan.

Beberapa hal yang ada di ruangan tau kamar tersebut bisa saja menyebabkan suara bising taua dapat memantulkan suara sehingga menyebabkan kebisingan. Meskipun ruangan tersebut sudah jauh dari keramaian, namun ada beberapa benda dalam ruangan yang masih dapat memantulkan suara. Kalian bisa ber-improvisasi dengan melakukan hal ini untuk membantu mengurangi efek bising atau pantulan suara yang dihasilkan.

  1. Jika ruangan yang akan kita gunakan merupakan ruangan dengan tembok beton maka kita bisa terlebih dahulu untuk menyiapkan sesuatu yang bisa membantu menutupi hal tersebut. Karena tembok beton juga dapat memantulkan suara. Kita bisa meletakkan dua atau 3 busa di sekitar tembok tempat kita melakukan rekaman. Hal itu akan membantu mengurangi efek bising dari suara yang dihasilkan.
  2. Jika ruangan tersebut terdapat jendela kaca, maka sebaikanya kita tutupi dahulu jendela tersebut dengan menggunakan gorden. Karena kaca juga dapat memantulkan suara yang ada disekitarnya.
  3. Saat kalian sudah berada di dalam ruangan tersebut namun masih mendengar suara dari luar ruangan, maka kalian perlu menutup celah pada pintudengan menggunakan handuk atau selimut.
  4. Jika ruangan yang kalian gunakan belum menggunakan karpet maka kalian bisa melerakkan kain atau selimut tebal dibagian bawah atua lantai. Hal itu juga dapat mengurangi efek pantulan suara pada nikrofon.

Setelah ruangan yang akan kalian gunakan untuk merekam sudah siap maka langkah berikutnya adalah menyiapkan berbagai peralatan merekam yang dibutuhkan, termasuk hardware dan software yang akan digunakan.


Siapkan perlengkapan merekam

1. Mikrofon

"gray microphone in room" Photo by Michal Czyz on Unsplash

Mikrofon menjadi salah satu hal yang penting dalam proses ini. Kualitas mikrofon yang digunakan akan berpengaruh pada kualitas suara yang dihasilkan nantinya. Banyak sekali tipe mikrofon yang bisa kalian pilih dan kalian gunakan, dari yang standar hingga yang memiliki kualitas bagus.

Beberapa hal yang perlu kalian pertimbangkan lagi saat kalian akan membeli atau menggunakan mikrofon profesional. Misalnya animasi yang akan kalian buat adalah project dari klien dan bernilai tinggi tentu kualitas dari produk haruslah sesuai dengan harganya, maka carilah mikrofon dengan kualitas rekam yang baik. Kalian tidak perlu membeli, ada persewaan alat rekam yang bisa kalian manfaatkan pada saat situasi seperti itu.

Tips memilih Mikrofon

  • Mikrofon dengan harga yang lebih mahal tidak lebih baik dari mikrofon standar yang dijual dengan harga yang lebih murah. Karena mikrofon dengan harga mahal mungkin saja lebih memiliki fitur yang yang lebih banyak namun tidak kita butuhkan dan lebih membingungkan kita dalam memakainya. Jadi cari saja mikrofon yang sesuai dengan kebutuhanmu saja.
  • Mikrofon standar bawaan dari perangkat komputer kalian bisa dipakai namun untuk kualitas pada hasil rekaman biasanya tidak terlalu bagus dan terdapat sering terdapat noise di dalamnya. Jadi jika kalian ingin membuat animasi untuk klien kalian, gunakan kualitas mikrofon yang lebih baik.
  • Pastikan mikrofon yang kalian gunakan memiliki kompatibel dengan pc atau laptop yang kalian gunakan. Karena ada beberapa mikrofon dengan kualitas bagus namun tidak kompatibel dengan sebagian besar pc atau laptop. Hal itu tentu akan menjadi sebuah masalah, terlebih lagi jika kalian sudah membelinya dengan harga yang relatif mahal.

Perlu kalian perhatikan dalam pemilihan mikrofon ini, carilah sesuai dengan kebutuhan dan budget yang kalian miliki. Jika kalian berniat untuk mendalami bidang itu dalam jangka waktu panjang, investasi mikrofon tentunya menjadi hal yang bagus karena akan sering kalian gunakan.

2. Popping Shield

"gray and blue Blue condenser with pop filter" Photo by Maria Fernanda Gonzalez on Unsplash

Alat ini berfungsi utnuk memfilter nosie dari suara yang dihasilkan. Alat ini cukup penting untuk digunakan untuk mengurangi suara noise popping yang disebabkan oleh udara yang bergerak cepat disekitar mikrofon. Popping Shield biasanya diletakkan didepan mikrofon, jadi saat talent menggunakan mikrofon akan terhalang oleh popping shield ini, sehingga noise yang dihasilkan dari talent pun dapat terfilter.

Selain menyiapkan popping shield tentu saja kalian juga harus menyiapkan pc ataupun laptop dan monitor untuk menampilkan gambar story board pada talent. Untuk persiapan peralatan rekam studio kalian sendiri sudah siap untuk kalian gunakan.

3. Software Recording dan Editing

Setelah menyiapkan kebutuhan hardware, maka selanjutnya adalah menyiapkan software yang nantinya digunakan untuk mengedit suara atau voice yang sudah direkam. Kalian bisa menggunakan software editing voice apa saja yang bisa kalian gunakan dengan mudah, memiliki fitur yang bagus dan gratis.

Pilihlah software yang mudah digunakan baik untuk pemula maupun professional dengan fitur yang lengkap. Pemilihan software dan proses editing yang baik akan berpengaruh terhadap hasil dari suara yang dihasilkan juga, sehingga perlu adanya pemilihan software yang tepat pada proses ini.


Buat script untuk cerita 

Saat kalian akan merekam sebuah dialog yang akan digunakan pada sebuah animasi terutama animasi yang memiliki alur cerita, tentunya membutuhkan script untuk mempermudah kalian saat editing dan mempermudah talent saat melakukan take voice. Buat script yang berisi dialog dan alur cerita dari animasi yang dibuat. Kalian bisa gunakan software office untuk membuat script yang di maksudkan atau dapat dibuat dalam bentuk print out.

Selain script, menampilkan story board pada talent juga akan mempermudah mereka untuk menyesuaikan suara dengan karakter, mood, intonasi dan ekspresi yang dibutuhkan pada animasi tersebut. Kalian bisa menampilkan story board dan script secara bersamaan melalui monitor yang sudah kalian siapkan untuk mempermudah proses perekaman.


Baca artikel lainnya : 5 Tools Open Source Untuk Audio Visual Terbaik (100% Free)


Mulai merekam

"boy singing on microphone with pop filter" Photo by Jason Rosewell on Unsplash

Setelah menyiapkan seluruh perlengkapan dan ruangan yang akan digunakan untuk merekam, selanjutnya kalian bisa memulai untuk proses merekam suara yang dibutuhkan pada animasi kalian. Ada beberapa tips yang bisa kalian lakukan saat merekam suara dari talent maupun dari kalian sendiri, seperti berikut ini :

  1. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kalian bisa menggunakan sebuah script saat proses rekaman untuk mempermudah talent dalam memahami narasi atau dialog yang ada pada cerita animasi kalian. Jika script yang kalian gunakan berupa print out maka sebaiknya letakkan pada sebuah tempat yang terlihat langsung oleh talent. Karena gesekan pada kertas script juga dapat mengganggu proses perekaman
    Atau kalian bisa gunakan layar monitor untuk menampilkan script yang diperlukan dan talent dapat dengan mudah mengoperasikan layar monitor.
  2. Saat melakukan perekaman, jauhkan mikrofon dari lampu neon, ventilasi pc atau sumber kebisingan lainnya. Hal tersebut mungkin saja tidak terdengar saat proses merekam namun akan pada saat prose editing ternyata terdapat duara bising mengganggu yang dihasilkan dari benda-benda tersebut.
  3. Jika pada saat proses merekam tersebut talent dalam posisi duduk, pastikan tempat duduk yang digunakan talent tidak mengeluarkan bunyi berdecit. Jika tempat duduk tersebut mengeluarkan bunyi pada bagian alasnya duduknya maka kalian meletakkan kain atau selimut diatasnya, untuk mengurangi decitan tersebut.
  4. Matikan speaker di pc yang kalian gunakan. Karena hal itu juga dapat menimbulkan bunyi berderit yang keras jika di dekatkan dengan mikrofon. Sehingga kalian bisa mematikan speaker pc kalian sementara, saat proses merekam.

Dengarkan hasil rekaman dan beri catatan

"man sitting in front of silver MacBook" Photo by Austin Distel on Unsplash

Setelah proses merekam selesai, coba dengarkan hasil rekaman yang sudah kalian ambil sebelumnya. Dengarkan hasil rekaman yang sudah kalian ambil dengan menyiapkan catatan disamping kalian. Pada proses ini merupaakn proses evaluasi dari hasil rekaman yang sudah kalian lakukan.

Dengarkan hasil rekaman kalian baik-baik, catat apakah suara yang kalian rekam terlalu pelan? Apakah terlalu banyak noise atau kebisingan dari hasil rekaman kalian? Apakah ekspresi atau penjiwaan suara setiap karakter sudah sesuai? Apakah ada pelafalan yang kurang jelas? dan lain sebagainya. Hal-hal tersebut perlu kalian catat untuk nantinya sebagai bahan evaluasi atau take ulang jika opsi tersebut dibutuhkan. 

Proses mendengarkan yang pertama merupakan hal yang sangat penting karena kalian akan mendapatkan perspektif yang kalian butuhkan untuk kualitas suara pada animasi kalian. Hal tersebut juga untuk menghindari setelah mendengarkan rekaman kalian kedua tau ketiga kalinya akan merubah perspektif kalian.


Edit dan potong hasil rekaman

"person watching on monitor" Photo by Troy T on Unsplash

Proses terakhir dari proses rekaman adalah editing dan potong suara. Setelah mendengarkan suara, take ulang dan memilih suara yang terbaik dengan ekspresi dan pelafalan yang terbaik, maka hasil rekaman sudah siap untuk di edit dan dipotong sesuai dengan kebutuhan dialog yang ada pada script yang dibutuhkan animasi kalian.

Pada proses ini, gunakan software yang sudah kalian siapkan sebelumnya, pastikan kalian sudah mengetahui cara menggunakan software tersebut, sehingga kalian tidak perlu meraba-raba bagaimana cara menggunakannya. Meskipun sudah menyiapkan tempat dan perlengkapan editing sebaik mungkin, namun tentunya tidak 100% hasilnya akan terdengar bagus, seingga kalian perlu mengeditnya seperti menambah volume atau menyeimbangakan volume. Setelah itu kalian bisa memotong suara yang sudah di edit sesuai dengan kebutuhan pada animasi kalian kalian sesuai dengan script yang sudah kalian buat seblumnya.

Nah itu tadi beberapa cara yang bisa kalian gunakan untuk merekam suara untuk kebutuhan animasi. Semoga artikel ini berguna untuk kalian semua dan dapat menambah wawasan kita.

 


Sumber :

  • instructables.com
  • musicianonamission.com

Baca artikel menarik lainnya :

 

 

 


Sabtu, 28 Desember 2019