BERITA TEKNOLOGI Belajar Web Development: Bisa Kerja Jadi Apa Saja Ya?

Belajar Web Development: Bisa Kerja Jadi Apa Saja Ya?

Oleh Rifka Amalia | Jumat, 21 Juli 2023

Belajar Web Development: Bisa Kerja Jadi Apa Saja Ya?

Mempelajari web development bisa membuka peluang karir di berbagai bidang. Artikel ini akan mengulas mengenai pekerjaan yang bisa digeluti setelah mempelajari web development.

Aktivitas di kantor membosankan?
Karyawan engangement kurang?
GAMIFIKASI-IN aja!

Yuk, ikuti program inovatif MAGANG ONLINE untuk berbagai bidang seperti animasi, coding, 3D, illustrasi, musik dan bisnis hanya di GAMELAB.ID!

Daftar Isi Artikel

Apakah kamu memiliki keinginan untuk bekerja di bidang IT? Pada era di mana teknologi informasi sangat dibutuhkan, rupanya juga berpengaruh terhadap kebutuhan perusahan akan ahli teknologi informasi. Salah satu bidang yang menarik untuk dipelajari adalah web development.

Dewasa ini, website bak sudah menjadi kebutuhan bagi perusahaan untuk berkomunikasi dengan penggunanya. Melalui website, perusahaan maupun instansi tak perlu menyampaikan informasi dengan cara tatap muka.

Hanya dengan mempostingnya di halaman website, informasi tersebut akan tersebar kepada seluruh pengunjung situs. Kebutuhan akan website juga mempengaruhi permintaan terhadap para web developer. Untuk mengejar karir di bidang ini, kamu perlu mempelajari web development.

Lalu, pekerjaan apa saja yang bisa digeluti setelah mempelajari web development? Artikel ini akan menjelaskan bahwa belajar web development dapat membuka pintu menuju berbagai peluang karir yang menarik dan beragam.

1. Front-End Developer

Salah satu jalur karir yang populer dalam belajar web development adalah untuk menjadi seorang front-end developer. Front-end development sendiri merupakan bidang dalam pengembangan perangkat lunak yang berfokus pada pembuatan dan pengembangan antarmuka pengguna (User Interface) dari suatu aplikasi atau situs web.

Seorang front-end developer bertanggung jawab untuk menciptakan tampilan visual website yang menarik dan interaktif yang dapat dinavigasi oleh pengguna (user). Tugas utama front-end developer adalah menerjemahkan desain dari tim desain ke dalam kode yang dapat dijalankan di browser.

Dalam melaksanakan tugasnya, front-end developer biasanya menggunakan HTML, CSS, dan JavaScript untuk merancang dan mengimplementasikan UI yang menarik dan responsif.

Front-end developer harus memiliki pemahaman yang baik tentang desain web, user experience, dan koding. Mereka harus memiliki pemahaman tentang framework dan library populer seperti React.js, Angular, atau Vue.js.

Dengan keahlian front end development, kamu dapat bekerja di berbagai industri, seperti perusahaan teknologi, agensi kreatif, atau bahkan memulai karir sebagai freelance web developer.

Belajar Web Development Bise Kerja Apa Saja - GAMELAB.ID

2. Back-End Development

Mempelajari web development juga akan membantu kamu mengejar karir sebagai back-end developer. Back-end sendiri adalah bagian dari situs web yang tak tampak oleh user. Di balik tampilan visual yang menarik, terdapat back-end development yang menjalankan segala proses di belakang layar.

Seorang back-end developer fokus pada pengembangan server, database, dan logika aplikasi. Profesional di bidang ini menggunakan bahasa pemrograman seperti PHP, Python, atau Java untuk membangun dan menjalankan fungsionalitas website. Pemahaman yang mendalam tentang algoritma, basis data, dan keamanan web, sangat dibutuhkan dalam pekerjaan ini.

3. Full-Stack Developer

Full-stack developer mengacu pada kemampuan untuk menguasai front-end maupun back-end development. Seorang full-stack developer harus mampu mengembangkan website dari awal sampai akhir.

Profesional di bidang ini bertanggung jawab mengelola semua aspek pembuatan website, dari tampilan visual hingga logika aplikasi. Pemahaman yang holistik tentang teknologi web juga dibutuhkan dalam pekerjaan ini.

Adapun menguasai full-stack development memberikan fleksibilitas dan peluang karir yang luas, baik sebagai bagian dari tim pengembangan atau sebagai freelance developer yang dapat menangani keseluruhan proyek web.

4. Spesialisasi dalam Framework dan Teknologi

Selain jalur utama dalam web development, ada pula peluang karir untuk mengkhususkan diri dalam framework dan teknologi tertentu. Sebagai contoh yakni pengembangan aplikasi mobile dengan React Native atau Flutter, pengembangan e-commerce dengan Magento atau Shopify, atau pengembangan website interaktif dengan Angular atau Vue.js.

Dengan menguasai framework dan teknologi yang inovatif, kamu bisa memperoleh keahlian yang lebih spesifik. Hal ini akan membantumu lebih mudah menentukan pilihan untuk memasuki pasar kerja di bidang tersebut.

Baca Juga : SIB Gamelab Indonesia: Mengubah Mindset, Membangun Skill

Penutup

Belajar web development dapat membuka peluang karir di berbagai bidang teknologi informasi (IT), terutama yang berhubungan dengan website. Seiring meningkatnya kebutuhan perusahaan, minat terhadap pekerjaan di bidang web development juga semakin tinggi.

Mempelajari web development tentu tak jauh-jauh dari bahasan koding dan pemrograman. Jika ingin mengejar karir impian di bidang web development, kamu perlu serius dan banyak berlatih pemrograman.

Tentu saja, kamu bisa memulai belajar dengan mengikuti kelas koding dan pemrograman di GAMELAB.ID. Bahkan jika kamu adalah seorang pemula, tak perlu khawatir. Sebab kelas tersebut akan membantumu belajar pemrograman dasar. Yuk, kejar karirmu sebagai web developer dengan daftar kelasnya sekarang. Jika ada yang ditanyakan, hubungi link ini ya.

 


Rifka Amalia

Rifka Amalia

Jumat, 21 Juli 2023

ARTIKEL TERKAIT

Magang lebih mudah dan bisa dilakukan dari mana saja dengan Program Magang Online Gamelab. Magang Bersertifikat, plus Pelatihan!

DAFTAR MAGANG

ARTIKEL POPULER

KATEGORI