BERITA SMK Dukungan Pemerintah Terkait Berdirinya SMK Di Kawasan Industri

Dukungan Pemerintah Terkait Berdirinya SMK Di Kawasan Industri


#smk #industri #pemerintah
Dukungan Pemerintah Terkait Berdirinya SMK Di Kawasan Industri

Pemerintah melalui kemendikbud berencana untuk menambah fasilitas umum yaitu pembangunan sekolah vokasi di kawasan industri.

Ciptakan lingkungan belajar yang lebih MENYENANGKAN dengan GAME-BASED LEARNING!

Daftar Isi Artikel

Industri memiliki peran yang strategis bagi suatu negara dalam melakukan pembangunan ekonomi. Karena dengan adanya industri bisa menggerakan ekonomi rakyat hingga mencapai tujuan nasional yaitu kesejahteraan rakyat. Untuk itu pemerintah perlu mengelola industri secara maksimal, salah satu caranya dengan membentuk suatu kawasan industri.

Namun, kawasan industri tersebut juga memiliki kebutuhan terkait sumber daya manusia dengan kompetensi yang memadai. Hal ini menjadi penting bagi pemerintah untuk mendirikan sekolah di kawasan industri.

Definisi Kawasan Industri

Kawasan Industri adalah daerah yang menjadi pusat kegiatan industri pengolahan dengan dilengkapi sarana, prasarana, dan fasilitas penunjang lainnya yang disediakan serta dikelola oleh perusahaan. Kawasan industri dibentuk dalam upaya pemerintah melakukan percepatan pertumbuhan industri sehingga dapat memenuhi kebutuhan barang industri dalam negeri dan ekspor.

Karena dengan keberadaan kawasan industri ini bisa membuat proses produksi yang berjalan lebih efektif serta efisien. Pembentukan kawasan industri juga mempunyai beberapa tujuan diantaranya;

  • Untuk mempercepat pertumbuhan industri
  • Untuk memberikan kemudahan dalam kegiatan industri
  • Agar kegiatan industri terfokus sekaligus terpusat di kawasan industri
  • Untuk menyediakan fasilitas lahan industri yang berwawasan lingkungan

Rencana Pemerintah Terkait SMK Di Kawasan Industri

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan melakukan koordinasi dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk mendorong adanya perbaikan kebijakan yang berkaitan dengan pemanfaatan lahan di kawasan industri untuk bidang pendidikan. Karena dalam aturan kawasan Industri 70% digunakan untuk industri dan 30% digunakan untuk fasilitas umum. Kemendikbud berencana untuk menambah fasilitas umum yaitu untuk pembangunan sekolah vokasi.

Menurut Wikan Sakarinto (Dirjen Kemendikbud), perubahan kebijakan tersebut akan mempercepat link and match antara industri dan pendidikan vokasi. Saat ini Indonesia memiliki 98 kawasan industri, namun hanya terdapat 2 Kawasan yang memiliki fasilitas sekolah vokasi berupa SMK Mitra Industri. Pemerintah merencanakan akan mendirikan SMK Mitra Industri di setiap kawasan industri sehingga nantinya akan ada 98 SMK Mitra Industri.

Setiap Sekolah tersebut diharapkan dapat membina 10 SMK di kawasan sekitarnya. Sehingga nantinya Indonesia memiliki 1000 SMK yang berkualitas dan sesuai standar industri. Sekolah yang akan berdiri di kawasan industri dimulai dalam skala yang yang kecil terlebih dahulu, serta diharapkan lama – kelamaan akan berkembang. Yang terpenting adalah harus tetap menjalankan link and match dengan industri secara baik.

Karena dengan begitu akan mendorong pendidikan di kawasan tersebut terus berkembang. Dengan begitu akan mempermudah pihak industri untuk menyerap tenaga kerja dari lulusan SMK yang berkualitas. Kemendikbud juga memberi kebebasan bagi industri untuk langsung menyusun kurikulum yang sesuai kebutuhan industri.

Contoh SMK Di Kawasan Industri

Saat ini terdapat 2 sekolah di kawasan industri yang terletak di Delta Mas dan MM 2100 Bekasi. Namun, yang akan dibahas dalam artikel ini adalah SMK Mitra Industri MM 2100.

SMK Mitra Industri MM 2100 sudah berdiri sejak tahun 2012. Sekitar 500 - 800 siswa yang telah lulus dan menjadi incaran industri di sekitarnya. Sekolah ini memiliki misi mendidik siswa sesuai dengan kebutuhan industri dan berjiwa wirausaha serta bertekad menjadikan lulusannya langsung diserap oleh dunia kerja dan industri.

Menurut Lis Piyatmini (Kepala Sekolah SMK Mitra Industri MM 2100), Sekolahnya membutuhkan siswa yang memiliki minat (passion) terhadap suatu keahlian, karena soft skill itu penting. Di Sekolah ini karakter siswa akan dibentuk seperti; kejujuran, etos kerja, sopan santun, dan nilai – nilai intergritas yang lain.


Sumber:

sindonews.com

rri.co.id

waspada.id


Naufal Mubarik

Naufal Mubarik

Jumat, 29 Januari 2021