BERITA PROGRAMMING Mengenal Dua Bahasa Pemrograman JavaScript dan C++

Mengenal Dua Bahasa Pemrograman JavaScript dan C++


#programming #bahasa pemrograman
Mengenal Dua Bahasa Pemrograman JavaScript dan C++

Tahukah kalian apa itu JavaScript dan C++? Bagi para mahasiswa IT atau programmer pasti sudah tidak asing lagi mendengar bahasa tersebut. Disini saya akan mengulas beberapa tentang bahasa pemrograman javascript dan C++.

Aktivitas di kantor membosankan?
Karyawan engangement kurang?
GAMIFIKASI-IN aja!

Bahasa pemrograman digunakan untuk membuat program yang terdiri dari kumpulan kode. Kode-kode tersebut disusun menjadi blok-blok untuk mengerjakan proses tertentu.

Berdasarkan tingkatan bahasa pemrograman dibagi menjadi 3, yakni bahasa tingkat tinggi, bahasa tingkat menengah dan bahasa tingkat rendah.

  1. Bahasa Tingkat Tinggi (High-level Language)
    Contoh : Modula-2, Pascal, COBOL, FORTRAN, BASIC
  2. Bahasa Tingkat Menengah (Middle-level Language)
    Bahasa ini lebih mudah dipahami oleh manusia namun sebaliknya lebih sulit untuk dipahami oleh mesin. Contoh : Java, C++, C, FORTH, php.
  3. Bahasa Tingkat Rendah (Low-level Language)
    Bahasa yang hanya dimengerti oleh mesin dan dapat dijalankan langsung oleh mesin. Contoh : Assembler.

Bahasa Pemrograman : JavaScript

pixabay

JavaScript adalah salah satu bahasa pemrograman terpopuler dibumi dan digunakan untuk menambahkan interaktivitas ke halaman web, data proses, serta menciptakan berbagai aplikasi (aplikasi ponsel, aplikasi desktop, game dan lainnya). Sampai saat ini telah digunakan oleh 92% website.

1. Sejarah

JavaScript dibuat dan didesain selama sepuluh hari oleh Brandan Eich, seorang karyawan Netscape, pada bulan September 1995. Awalnya bahas pemrograman ini disebut Mocha, kemudian diganti ke Mona, lalu LiveScript sebelum akhirnya resmi menyandang nama JavaScript. Pada tahun 1996, JavaScript secara resmi disebut ECMAScript, di mana ECMAScript 2 diluncurkan pada tahun 1999 dan ECMAScript 3 diperkenalkan pada tahun 1999. ECMAScript tersebut dikembangkan hingga akhirnya menjadi JavaScript sebagaimana yang dikenal saat ini.

2. Kelebihan JavaScript

  • Tidak membutuhkan compiler karena web browser mampu menginterpretasikan dengan HTML
  • Lebih muda dipelajari jika dibandingkan dengan bahasa pemograman lainnya;
  • JavaScript dapat digunakan diberbagai browser, platflorm dan lain-lain;
  • Lebih cepat dan ringan jika dibandingkan dengan bahasa pemrograman lainnya

3. Kekurangan JavaScript

  • Beresiko tinggi terhadap eksploitasi
  • Dapat dimanfaatkan untuk mengaktifkan kode berbahaya di computer pengguna;
  • Tidak selalu didukung oleh berbagai browser dan perangkat;
  • Dapat di render secara berbeda pada masing-masing perangkat yang malah mengarah ke  inkonsisten;

4. Kerangka code program dalam JavaScript

Input

<html>

<head> </head>

<body>

             <script>

                       document.write("<h1>Hello World!</h1>");

             </script>

</body>

</html>

Output

Hello World!

Penjelasan

  • document.write() berfungsi menulis string kedalam kami Document HTML.
  • Kode JavaScript harus diselipkan diantara <script> dan </script>.

 

Bahasa Pemrograman : C+ +

Lukas

C++ adalah salah satu bahasa pemrograman popular yang terbukti banyak digunakan oleh para praktisi dan ilmuwan untuk mengembangkan program-program (aplikasi) berskala besar seperti games, program untuk penelitian di bidang sains, embedded system (system tertanam). Bahkan, C++ juga dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi berbasis web, yang sering disebut CGI (Common Gateway Interface).

1. Sejarah

C++ mulai dikembangkan sejak tahun 1979 oleh Bjarne Stroustrup di Laboratorium Bell. C++ dibentuk dari bahasa C dengan penambahaan fitur-fitur baru seperti kelas, fungsi virtual, operator overloading dan multiple inheritance. Pada tahun 1998 bahasa pemrograman distandarisasi oleh ISO/IEC 14882:1998 yang lebih dikenal dengan istilah C++98. Pada tahun 2003, C++ kembali mengalami proses standarisasi dengan nama standar ISO/IEC 14882:2003 yang lebih dikenal dengan istilah C++03. Terakhir, tahun 2011, tepatnya pada tanggal 12 Agustus, C++ kembali mengalami revisi dan standarisasi ulang dengan nama standar ISO/IEC 14882:2011. Lagi-lagi dikenal dengan istilah istilah non-formal C++11.

2. Kelebihan C++

  • Bahasa ini mendukung pemrograman berarah objek atau OOP (Object Oriented Programming;
  • Lebih cepat dalam hal eksekusi program bahasa C++;
  • Bahasa C++ memungkinkan pembuatan aplikasi macro dikarenakan dukungan pustaka fungsi dan  kelas yang banyak
  • Untuk programmer baru akan lebih mudah menghafal kata-kata kunci C++ sebab hanya terdapat 48 kata kunci;
  • Bahasa C++ juga mampu membuat aplikasi graphic processor yang berkualitas tinggi.

3. Kekurangan C++

  • Seorang pemula biasanya kesulitan dalam menggunakan pointer (variable yang menunjuk ke variable lainnya);
  • C++ bersifat Case Sensitive, artinya huruf besar dan huruf kecil di anggap sama (berbeda)
  • Banyaknya operator ditambah fleksibilitas penulisan program biasanya membingungkan bagi pemula.

4. Kerangka kode program pada C++ 

Input

#include <iostream>

using namespace std;

int main () {

        std::cout << "Hello World!";

        return 0;

}

Output

Hello World!

Penjelasan

  • #include digunakan untuk memasukkan file header ke dalam kode program yang kita tuliskan.
  • file header bisa <iostream> dan <cstdlib>.
  • namespace adalah sebuah lingkup program dimana semua variabel , konstanta, kelas, yang dideklarasikan didalamnya hanya akan dikenal didalam lingkup tersebut saja.
  • int main () adalah fungsi utama untuk mengadakan sebuah integer.

 


Sumber:

  • www.hostinger.co.id
  • Buku Pemrograman C++ Mudah dan Cepat Menjadi Master

Assyfah Febriana

Assyfah Febriana

Rabu, 10 Juni 2020