BERITA PROGRAMMING Perbedaan Web Application dan Website, Emang Beda?

Perbedaan Web Application dan Website, Emang Beda?

Oleh Kevin Allen | Selasa, 10 Agustus 2021

Perbedaan Web Application dan Website, Emang Beda?

Pada artikel ini akan dibahas mengenai perbedaaan antara Web Application dan Website, tidak hanya itu akan dibahas juga mengenai beberapa tips dan trik untuk menjadi seorang web developer yang handal

Ciptakan lingkungan belajar yang lebih MENYENANGKAN dengan GAME-BASED LEARNING!

Aktivitas di kantor membosankan?
Karyawan engangement kurang?
GAMIFIKASI-IN aja!

Daftar Isi Artikel

Apa itu Web Application dan Website ?

Sebelum kita mengetahui lebih lanjut mengenai perbedaan dari web application dan website terlebih dahulu kita harus mengerti apa arti dari web application dan website itu sendiri, secara ringkasnya jika kita menemukan website yang sifatnya hanya memberikan informasi kepada pengunjungnya dan tidak memiliki fitur-fitur yang dapat memungkinkan pengunjungnya untuk berinteraksi dengan website tersebut dapat dikatakan itu adalah website.

Namun lain halnya jika anda sering mengunjungi website e-Commerce seperti, Tokopedia, Bukalapak, Shopee dan lain sebagainya, dapat dikatakan website tersebut adalah sebuah Web Application, namun ada juga beberapa website yang mengabungkan konsep Website dengan Website Application, disebut sebagai web application karena di dalam website tersebut terdapat beberapa fitur yang memungkinkan para pengunjungnya untuk berinteraksi terhadap fitur tersebut, contoh saja seperti menaruh produk di keranjang, ataupun mengupload foto produk, menambahkan produk, dan fitur lainnya yang biasanya dimiliki oleh E-Commerce pada umumnya.

Jadi pada akhirnya kita bisa menarik kesimpulan bahwa Web Application dan Website memiliki sebuah perbedaan yang mencolok, namun sering kita dengan bahwa Web Application dan Website tersebut adalah sama.

 

Baca Juga : Hal Pertama yang Harus Kamu Ketahui Sebelum Menjadi Web-Frontend Development

Tips dan Trick menjadi Web Developer yang handal

1. Pelajari dan Tekuni Bahasa Pemrograman Web yang kamu sukai

Dari sekian ribu banyaknya bahasa kamu harus memilih dan mempelajari dengan tekun beberapa bahasa yang kamu sukai, contoh saja javascript, javascript sendiri dapat membantu anda membuat sebuah efek animasi dalam website yang nantinya akan membuat website anda menjadi lebih hidup dan interaktif sehingga nantinya banyak pengunjung yang akan mengunjungi website anda.

2. Mengikuti Laju Pengembangan Teknologi Web Baru

Anda juga dapat sering membaca beberapa forum yang membahas teknologi terbaru tentang pengembangan web yang nantinya akan membantu anda mengembangkan website dengan lebih cepat dan efisien, selain anda dapat mempelajari teknik atau teknologi baru tersebut, anda juga dapat memperluas koneksi anda dengan orang baru, sehingga nantinya wawasan anda juga menjadi lebih bertambah, tidak hanya hal tersebut mungkin jika suatu saat anda mengalami kesulitan dalam mengembangkan sebuah website anda juga dapat mencari jawaban atas permasalahan anda di forum-forum tersebut.

3. Menggunakan Framework

framework sendiri dapat dikatakan sebagai sebuah perpustakaannya pemrograman, contoh saja jika anda ingin membangun sebuah interface website dengan menggunakan HTML & CSS, Bootstrap dapat menjadi salah satu pilihan framework anda, dikarenakan Bootstrap sudah memiliki library yang sangat berguna untuk anda yang akan mengembangkan website tersebut, dan tidak hanya itu anda juga dapat memodifikasi library dari Bootstrap tersebut sesuai dengan selera anda sehingga membuat framework ini semakin fleksibel, dan jika anda bingung menggunakannya tidak perlu khawatir dikarenakan Bootstrap sendiri juga sudah menyiapkan dokumentasi tentang produk mereka tersebut


Kevin Allen

Kevin Allen

Selasa, 10 Agustus 2021

ARTIKEL TERKAIT

Magang lebih mudah dan bisa dilakukan dari mana saja dengan Program Magang Online Gamelab. Magang Bersertifikat, plus Pelatihan!

DAFTAR MAGANG

ARTIKEL POPULER

KATEGORI