BERITA KARIR Simpel Tapi Penting! Perhatikan Hal-Hal Berikut Sebelum Mengirim Lamaran Pekerjaan

Simpel Tapi Penting! Perhatikan Hal-Hal Berikut Sebelum Mengirim Lamaran Pekerjaan


#karir
Simpel Tapi Penting! Perhatikan Hal-Hal Berikut Sebelum Mengirim Lamaran Pekerjaan

Kesalahan fatal bisa saja terjadi ketika kamu melamar pekerjaan, yang terjadi adalah lamaran kamu langsung ditolak.

Yuk, ikuti program inovatif MAGANG ONLINE untuk berbagai bidang seperti animasi, desain, coding, 3D artwork, art dan illustrasi dan digital music hanya di GAMELAB.ID!

Bagi kamu fresh graduate atau yang sedang mencari pekerjaan, perlu memperhatikan hal-hal kecil tapi penting ini. Karena ketika membuka lowongan pekerjaan, yang melamar pasti banyak sekali. Perusahaan akan melakukan screening terlebih dahulu untuk mempersingkat waktu. Jangan sampai, kamu yang menjadi salah satu tereliminasi di awal. Bahkan belum tes atau wawancara, kamu sudah didepak duluan. 

1. CV

Pertama, siapakan dahulu CV terbaik kamu. Bagaimana membuat CV terbaik? Hanya ada 2 hal utama: RAPI dan LENGKAP. Rapi di sini, semua terbaca dan tertata dengan baik. Sedangkan lengkap di sini, tulis selengkap mungkin sehingga HRD perusahaan tidak perlu bertanya-tanya lagi. 

Lengkapi CV kami dengan Foto terbaik dengan pose resmi, kemudian lengkapi data diri. Jangan lupakan juga riwayat pendidikan, riwayat pengalaman organisasi (kalau ada) dan riwayat pekerjaan (kalau ada). Kalau kamu melamar di bagian kreatif seperti Desain Grafis atau Illustrator, maka kamu perlu menunjukkan bahwa CV kamu desain dengan baik. Bayangkan, melamar desain grafis tetapi CV nya saja tidak berseni sama sekali.

2. Portfolio

Berikutnya, penting portfolio. Banyak yang kebingungan kalau fresh graduate bagaimana? Kamu bisa pakai tugas kuliah atau sebaiknya, kamu yang fresh graduate segera mempersiapkan hal ini. Portfolio akan menjadi salah satu poin besar di mana karyawan baru tetap akan dieliminasi berdasarkan kriteria-kriteria tertentu. 

Kalau banyak pelamar yang sudah memiliki portfolio, maka lamaran kamu akan ditempatkan di paling bawah. Portfolio tidak harus proyek besar dan super keren. Tetapi portfolio ini menunjukkan memang kamu benar-benar punya kemampuan (skill) yang dibutuhkan oleh perusahaan. 

Hal yang sering terjadi adalah di dalam postingan lowongan pekerjaan sudah jelas-jelas ditulis harus bisa Laravel. Eh, kamu belum bisa sama sekali dan tidak ada portfolio yang menggunakan Laravel. Kamu malah melampirkan web-web yang dibuat menggunakan wordpress. Auto kick. 

3. Kelengkapan Administrasi

Kelengkapan administrasi ini bisa berupa scan KTP, scan ijazah terakhir dan scan transkrip nilai. Kamu juga bisa lampirkan sekalian SKCK dan kebutuhan dokumen lainnya. Semakin lengkap, maka kamu semakin terlihat siap untuk bekerja. 

Banyak kasus yang mengirimkan lamaran hanya terdiri dari CV saja. Ini akan membuat kamu juga akan segera di auto kick. Pihak perusahaan tidak akan mau repot-repot menanyakan mana ijazahmu? mana data-data kamu? Ingat, persaingan ketat!

4. Permintaan Gaji

Kemudian, mintalah gaji yang wajar. Saya pernah mewawancarai dan membaca email permintaan gaji yang tidak wajar. Waktu saya dan tim menyeleksi programmer baru. Minta gaji Rp 15 juta / bulan (fresh graduate), kemudian saya tanya konsep paling sederhana dari OOP saja bener-bener ga ngerti. 

Mintalah gaji yang wajar, sesuai dengan kemampuan dirimu sendiri dan kemampuan perusahaan. Sesuaikan juga kota atau tempat di mana perusahaan tersebut berada. 

5. Judul dan Konten Email

Terakhir, yang paling sering dilupakan. Judul dan konten email ini menjadi masalah utama dalam lamaran. Dari mungkin sudah saya melihat ribuan lamaran, masih banyak yang judulnya hanya LAMARAN KERJA. Padahal, bisa saja perusahaan sedang mencari berbagai posisi. 

Berilah judul sesuai dengan posisi yang kamu lamar. Kemudian, untuk konten email buatlah secara resmi dan layaknya kamu berkomunikasi langsung dengan atasan kamu di perusahaan nantinya. Kebanyakan hanya konten email hanya menyertakan file saja. 

Pastikan kamu memberikan salam pembukaan, maksud kamu mengirimkan email dan penutupan. Hal tersebut akan menunjukkan kamu benar-benar niat untuk bekerja dan mendapatkan pertimbangan oleh tim HRD perusahaan. Semoga bermanfaat ya!

 


Andi Taru

Andi Taru

Jumat, 11 September 2020