BERITA UMUM Tuntas Kreativitas, Menggali Peran Penting Brand Guideline dalam Desain Grafis

Tuntas Kreativitas, Menggali Peran Penting Brand Guideline dalam Desain Grafis

Oleh Vincentius Dimas | Rabu, 3 April 2024

Tuntas Kreativitas, Menggali Peran Penting Brand Guideline dalam Desain Grafis

Brand guideline adalah pedoman yang menyediakan aturan terstruktur untuk penggunaan elemen visual identitas brand pada suatu perusahaan atau produk. Yuk, simak lebih lanjut apa itu brand guideline dan mengapa seorang desainer grafis harus tahu di sini.

Aktivitas di kantor membosankan?
Karyawan engangement kurang?
GAMIFIKASI-IN aja!

Yuk, ikuti program inovatif MAGANG ONLINE untuk berbagai bidang seperti animasi, coding, 3D, illustrasi, musik dan bisnis hanya di GAMELAB.ID!

Daftar Isi Artikel

Peran brand guideline menjadi pembahasan yang menarik untuk dibahas ketika membentuk sebuah identitas perusahaan. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi apa itu brand guideline dan mengapa seorang desainer grafis harus tahu. Yuk, buat kamu calon anak desainer grafis simak artikel ini sampai habis!

Mengenal Brand Guideline

Brand guideline adalah semacam pedoman yang menyediakan aturan terstruktur untuk penggunaan elemen visual identitas brand pada suatu perusahaan atau produk. Tujuan utamanya adalah untuk memastikan bahwa semua materi visual yang terkait dengan merek tersebut konsisten dan sesuai dengan nilai, misi, dan kepribadian merek. Oleh sebab itu, adanya elemen visual ini tidak lepas dari yang namanya desain grafis.

Adapun beberapa komponen yang patut untuk diperhatikan saat hendak menjalankan brand guideline. Komponen tersebut meliputi logo, warna, tipografi, dan masih ada banyak lagi. Berikut beberapa komponen utama yang harus kita perhatikan ketika menunjukkan citra pada suatu brand dalam sebuah desain grafis:

Logo

Logo sebagai elemen utama identitas merek. Biasanya, komponen ini paling sering dijelaskan secara detail dalam brand. Hal ini mencantumkan ukuran minimum, proporsi yang benar, serta area perlindungan untuk memastikan logo terlihat jelas dan konsisten di berbagai media. Selain itu, juga mengatur penggunaan variasi warna untuk situasi tertentu guna memastikan kejelasan visual dan keterbacaan logo.

Warna

Komponen warna juga melibatkan beberapa palet warna yang mencakup kode Pantone, CMYK, RGB, dan hex. Oleh sebab itu, kita perlu membuat sebuah aturan tentang kombinasi warna yang efektif agar bisa menggambarkan latar belakang tertentu. Namun, untuk tujuannya sendiri adalah memberikan arahan yang jelas terkait penggunaan warna agar bisa konsisten di seluruh platform dan media.

Tipografi

Tipografi atau jenis font juga menjadi perhatian khusus untuk membentuk identitas sebuah merek. Hal ini bisa mencakup ukuran dan gaya huruf yang dianjurkan untuk judul, teks utama, dan elemen-elemen lainnya. Dengan demikian, pemilihan font yang tepat akan membantu memastikan konsistensi untuk mendukung sebuah citra brand secara keseluruhan.

Tone of Voice

Tone of voice yaitu gaya bahasa yang harus digunakan dalam komunikasi tertulis pada sebuah brand. Ini penting karena mencerminkan kepribadian dan nilai brand. Tujuannya adalah agar audiens mudah mengenali dan pesan-pesan bisa tersampaikan secara detail.

Panduan Desain Grafis

Secara khusus, brand guideline juga memberikan panduan kepada desain grafis. Misalnya, pada struktur layout, penggunaan grid, atau elemen desain lainnya. Dengan begitu, ini semacam memberikan sebuah pedoman untuk memastikan setiap desain grafis mematuhi standar kualitas dan konsistensi yang telah ditetapkan oleh merek.

Elemen Visual Tambahan

Elemen visual tambahan yang dimaksud adalah grafik, ikon, pola, atau tekstur khusus yang sekiranya untuk mendukung identitas brand. Ini menjadi perhatian juga karena dapat memberikan petunjuk yang jelas tentang bagaimana mengintegrasikannya dengan desain secara konsisten.

Penggunaan Logo dan Identitas Visual pada Berbagai Media

Terakhir, brand guideline memberikan aturan khusus untuk penggunaan logo dan elemen visual pada berbagai media seperti cetak, digital, presentasi, dan materi pemasaran. Tujuannya untuk memastikan fleksibilitas dalam implementasi identitas brand tanpa mengorbankan konsistensi visual.

Sumber Freepik: Desain Grafis - Gamelab.ID

Peran Desain Grafis dalam Membangun Identitas Brand

Peran desain dalam membangun identitas brand sangatlah penting. Hal ini dikarenakan sebuah desain dapat memberikan dampak besar pada bagaimana suatu merek bisa mudah diterima oleh audiens. Berikut adalah penjelasan rinci tentang peran desain dalam membangun citra sebuah brand:

Mewakili Nilai dan Karakter Brand

Desain grafis adalah sarana utama untuk mengkomunikasikan nilai-nilai dan karakter brand. Melalui pemilihan warna, tipografi, dan elemen visual lainnya. Desain dapat membantu menciptakan citra yang mencerminkan esensi brand. Sebagai contoh, desain yang bersih dan minimalis dapat mencerminkan nilai kebersihan atau efesiensi.

Menciptakan Identitas yang Memorable

Adanya desain yang kuat akan membantu menciptakan identitas brand yang mudah dikenali dan diingat oleh audiens. Logo, yang di mana sebagai elemen desain utama, justru memiliki peran khusus untuk menciptakan citra yang kuat dan melekat di benak konsumen. Oleh karena itu, desain yang dirancang dengan matang akan membuat kesan memorable.

Memberikan Konsistensi Visual

Desain adalah kunci untuk mencapai konsistensi visual dalam setiap ekspresi brand. Maka dengan mengikuti panduan desain yang tertulis dalam brand guideline, desainer akan mudah memastikan bahwa setiap elemen visual, mulai dari logo hingga desain materi pemasaran, memiliki tampilan yang seragam.

Menarik Perhatian dan Meningkatkan Daya Tarik

Desain yang menarik dan estetis dapat menjadi alat yang ampuh untuk menarik perhatian audiens. Penggunaan elemen-elemen desain yang kreatif dan menarik dapat meningkatkan daya tarik merek. Sehingga membuatnya lebih menonjol di antara pesaing.

Adaptasi Terhadap Tren dan Perubahan Pasar

Desain memiliki fleksibilitas untuk beradaptasi dengan tren dan perubahan pasar. Melalui desain yang terkini dan relevan, sebuah brand akan dapat terus bersaing. Kuncinya adalah tetap up-to-date dalam pandangan audiens.

Membangun Hubungan Emosional dengan Audiens

Desain memiliki kekuatan untuk membangun hubungan emosional antara brand dan audiens. Maka dengan menggunakan elemen desain yang memicu respons emosional, seperti warna atau gambar, ini dapat menciptakan ikatan yang lebih kuat dan positif.

Diferensiasi dari Pes konkuren

Desain yang unik akan membantu brand untuk membedakan diri dari pesaing. Oleh karena itu, penting untuk menciptakan identitas visual yang berbeda. Tujuan lainnya yakni brand bisa menonjol dan membuat dirinya terkenal. Sebab, pasar bisa diciptakan.

Mengkomunikasikan Kesuksesan dan Profesionalisme

Desain yang baik mencerminkan kesuksesan dan profesionalisme merek. Logo yang dirancang dengan baik, desain situs web yang responsif, dan materi pemasaran yang menarik. Ini akan memberikan kesan positif tentang kualitas dan kehandalan brand itu sendiri.

Sumber Freepik: Desain Grafis - Gamelab.ID

Baca Juga : Mengintip Dunia Programmer, Apa yang Tidak Dikatakan di Kampus!

Tips Praktis Menerapkan Desain Grafis dan Brand Guideline

Untuk mencapai efektivitas maksimal dalam membangun identitas merek yang kohesif. Berikut adalah beberapa tips praktis yang dapat membimbing langkah-langkah dalam menerapkan desain grafis dan brand guideline dengan cerdas dan berhasil:

Pahami Brand Guideline Dengan Baik

Sebelum memulai desain, pastikan untuk memahami pedoman yang sudah disepakati. Maka ketahuilah aturan dan pedoman yang terkandung di dalamnya. Misalnya penggunaan logo, warna, tipografi, dan elemen visual lainnya.

Gunakan Alat Desain yang Tepat

Pilih alat desain yang tepat dengan kebutuhan proyek dan kemampuan tim. Contohnya, platform seperti Adobe Creative Cloud, Canva, CorelDraw, atau Figma. Sehingga dapat membantu  untuk mempermudah proses desain dan memastikan konsistensi.

Menjaga Konsistensi Visual

Konsistensi visual adalah kunci dalam membangun identitas brand yang kuat. Jadi, pastikan setiap desain mengikuti pedoman. Misalnya, penggunaan warna, tipografi, dan elemen visual lainnya.

Gunakan Template Desain

Agar mudah diaplikasikan, buat template desain untuk materi pemasaran yang umum digunakan. Contohnya seperti brosur, poster, atau presentasi. Hal ini bisa membantu memastikan bahwa setiap elemen desain sesuai dengan pedoman.

Perhatikan Detail Ukuran dan Proporsi

Ketika menggunakan logo atau elemen desain lainnya. Pastikan memperhatikan ukuran dan proporsi yang ditentukan dalam pedoman. Hal ini penting untuk mempertahankan kejelasan visual dan estetika yang diinginkan.

Pertimbangkan Responsivitas

Jika desain akan digunakan secara digital, perlu juga untuk mempertimbangkan responsivitas. Jadi, pastikan bahwa desain dapat menyesuaikan diri dengan berbagai ukuran layar dan perangkat tanpa kehilangan integritas visual.

Uji Desain di Berbagai Media

Sebelum menerapkan desain secara luas, uji desain di berbagai media dan platform yang mungkin digunakan. Maka perhatikan setiap tampilan desain tetap konsisten dan efektif di media cetak, digital, dan media sosial.

Bekerja secara Kolaboratif

Apabila bekerja dalam tim, pentingnya membangun komunikasi yang efektif dan bekerja secara kolaboratif. Kuncinya adalah tetap terhubung dengan anggota tim dan setiap orang harus memahami dan mengikuti pedoman yang telah ditentukan.

Perbarui Brand Guideline secara Berkala

Dalam dunia kreatif yang terus berubah, pastikan untuk memperbarui brand guideline secara berkala karena tren desain dan preferensi konsumen bisa berubah. Sebab, agar desain yang ditampilkan terus relevan dengan audiens.

Dengarkan Umpan Balik dan Evaluasi Kinerja

Setelah menerapkan desain, dengarkan umpan balik dari audiens atau tim internal. Lalu, lakukan evaluasi kinerja untuk melihat apakah desain mencapai tujuan yang diinginkan dan apakah ada aspek yang perlu diperbaiki.

Pada dasarnya, memahami dan mengimplementasikan brand guideline dengan bijak serta memahami peran desain grafis dalam proses ini akan membantu membangun identitas brand yang kuat. Maka dengan memadukan elemen-elemen dan terus memperbarui pedoman yang berfungsi untuk menunjukan citra pada suatu brand yang menonjol dari pesaing.

Bagaimana menarik bukan mempelajari desain grafis? Yuk, buat kamu yang sekarang lolos Prakerja, segera gunakan Kartu Prakerja 2024 dengan ikuti kelas Mengoperasikan CorelDRAW untuk Menjadi Designer Grafis dari Gamelab Indonesia. Nantinya dalam kelas tersebut, kamu akan mendapat kemampuan praktis seperti pembuatan logo perusahaan hingga desain konten Instagram dari trainer expert langsung!


Vincentius Dimas

Vincentius Dimas

Rabu, 3 April 2024

ARTIKEL TERKAIT

Magang lebih mudah dan bisa dilakukan dari mana saja dengan Program Magang Online Gamelab. Magang Bersertifikat, plus Pelatihan!

DAFTAR MAGANG

ARTIKEL POPULER

KATEGORI