BERITA CREATIVE, DESAIN & MULTIMEDIA Apakah Figma Tetap Gratis Setelah Diakuisisi Adobe? Ini 4 Aplikasi Alternatifnya

Apakah Figma Tetap Gratis Setelah Diakuisisi Adobe? Ini 4 Aplikasi Alternatifnya

Oleh Ayu Larasati | Rabu, 28 September 2022

Apakah Figma Tetap Gratis Setelah Diakuisisi Adobe? Ini 4 Aplikasi Alternatifnya

Baru-baru ini, Figma resmi diakuisisi oleh Adobe. Apakah setelahnya Figma mengubah pricing-nya? Adakah aplikasi alternatif Figma? Yuk temukan jawabannya di artikel ini!

Ciptakan lingkungan belajar yang lebih MENYENANGKAN dengan GAME-BASED LEARNING!

Yuk, belajar di GAMELAB ACADEMY, belajar kapan saja, di mana saja. Kurikulum berbasis industri. Dapatkan SERTIFIKAT ketika kamu sudah selesai!

Daftar Isi Artikel

Dulu lawan, sekarang kawan. Itulah kalimat yang tepat untuk menggambarkan Figma dan Adobe. Keduanya dulu bersaing ketat hingga Adobe resmi mengakuisisi Figma pada 15 September 2022.

Respon terkait akuisisi ini beragam. Ada yang mulai khawatir—takut jika fitur gratis di Figma akan hilang dan harus berbayar. Ada yang menjadikan momen akuisisi ini menjadi meme-meme lucu, dan ada juga yang menganggap bahwa langkah ini menjadikan Adobe sebagai sebuah paket lengkap.

Nah, di artikel ini, Gamelab akan membahas mengenai akuisisi Figma oleh Adobe dan kira-kira dampak apa yang akan terjadi nantinya. Selain itu, Gamelab juga akan memberikan rekomendasi alternatif Figma yang bisa kamu gunakan jika memang nantinya ada perubahan pada pricing Figma.

Yuk simak artikelnya baik-baik.

Figma, Aplikasi Andalan Para Desainer UI/UX

sumber foto: figma.com

Untukmu yang tertarik dengan desain UI/UX atau sudah terjun di dalamnya, tentu sudah sangat familiar dengan Figma.

Figma adalah aplikasi desain berbasis website yang digunakan untuk membuat prototipe aplikasi serta berbagai desain lainnya. Dengan Figma, kamu bisa berkolaborasi dalam proyek dan bekerja dalam tim.

Karena berbasis website dan cloud, maka kamu tidak perlu menginstal aplikasi di PC. Selama kamu memiliki koneksi internet, maka kamu bisa menggunakan Figma tanpa terbatas jenis sistem operasi. Apalagi, ditambah dengan berbagai plugin yang sangat membantu proses desain.

Yang membuat Figma menarik adalah harga paket langganan yang ditawarkan.

  • Starter: paket ini disediakan Figma secara gratis, agar kamu dapat mencobanya dulu. Walaupun gratis, kamu dapat mengundang 3 editor lain untuk berkolaborasi pada 3 project desain. Namun, version history yang disediakan hanya 30 hari saja.
  • Profesional: paket ini menawarkan lebih banyak fitur seperti unlimited file, history, team libraries, sharing permissions, audio conversation, dan private projects. Harga paket ini 15 dolar AS setiap bulannya.
  • Organization: paket ini cocok untuk perusahaan atau organisasi yang mengerjakan banyak proyek. Fitur yang ditawarkan juga lengkap dan tersedia dengan harga 45 dolar AS setiap bulannya.

Selain itu, Figma juga menyediakan fitur gratis berupa Figma for Education yang gratis untuk siswa, mahasiswa, dan pengajar.

Figma Diakusisi oleh Adobe dengan Nilai Rp298 Triliun

sumber foto: figma.com

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Adobe telah resmi mengakuisisi Figma senilai 20 miliar dolar AS atau setara Rp298 triliun. Setelah sebelumnya keduanya bersaing, akhirnya mereka bergabung menjadi satu.

Di website resminya, Adobe menyatakan bahwa kolaborasi ini memiliki beberapa tujuan:

1. Memadukan kreativitas dan produktivitas

Dengan kolaborasi Adobe dan Figma, mereka bertujuan untuk membantu individu dan tim agar lebih kreatif dan produktif. Dengan portofolio produk Adobe dan Figma, kolaborasi kedua perusahaan ini akan menyatukan kemampuan dalam bertukar pikiran, berbagi, kreativitas dan kolaborasi, serta memberikan inovasi kepada ratusan juta pelanggan.

2. Mempercepat kreativitas pada web

Web menjadi platform yang mudah diakses dan juga memudahkan tim untuk bekerja serta berkreasi bersama. Apalagi, ditambah dengan kemampuan multi-player dengan basis web milik Figma akan mampu mempercepat penyampaian teknologi Creative Cloud Adobe di web. Dengan begitu, dapat membuat proses kreatif menjadi lebih produktif dan bisa diakses oleh lebih banyak orang.

3. Meningkatkan desain produk

Kolaborasi Adobe dan Figma juga diklaim akan menguntungkan berbagai kepentingan dalam proses desain produk. Mulai dari desainer, product manager, hingga developer. Terlebih, Adobe juga akan menghadirkan fitur-fitur canggih seperti fotografi, teknologi visualisasi, 3D, video, font, dan ilustrasi ke dalam platform Figma.

4. Menginspirasi dan memberdayakan komunitas desainer dan developer

 Adobe memiliki komunitas kreatif yang dinamis. Komunitas tersebut menjadi kekuatan dan dukungan dalam menginspirasi inovasi berkelanjutan bagi perusahaan.

Di sisi lain, Figma juga mempunyai komunitas yang kuat dalam hal pengembangan. Di komunitas ini juga terdapat semangat berbagi yang kuat. Misal seperti tutorial, template, hingga plugin. Jadi, tidak heran jika komunitas di Figma menjadi besar dan terus berkembang.

Nah, kombinasi dari komunitas Adobe dan Figma bisa mendekatkan desainer dan developer demi masa depan desain yang lebih baik dan kolaboratif.

Apa yang Terjadi Setelah Figma Diakuisisi Adobe?

Melalui sebuah utas di Twitter, Dylan Field selaku Co-Founder dan CEO Figma juga mengumumkan penandatanganan perjanjian akuisisi tersebut. Dylan juga membeberkan bahwa akuisisi ini merupakan sebuah perubahan yang besar. Selanjutnya, dia menyampaikan rencana ke depan yang berkaitan dengan akuisisi ini:

1. Figma memiliki peluang besar untuk berkembang dan berinovasi lebih cepat

Akuisisi ini diharapkan bisa menghadirkan kemampuan dan fitur canggih dari Adobe ke Figma. Apalagi, dengan akses teknologi, sumber daya, dan keahlian Adobe di bidang kreatif dan inovasi.

2. Adobe berkomitmen untuk membuat Figma tetap beroperasi secara mandiri

Dylan menyatakan bahwa Figma tetap akan berjalan secara mandiri. Ia tetap menjadi CEO di Figma, tetapi dia harus melapor langsung ke David Wadhwani selaku President Digital Media Adobe.

Figma juga akan dijalankan seperti biasanya dan untuk terus melakukan yang terbaik untuk komunitas, budaya, dan bisnis. Dylan juga menyatakan bahwa ia tidak memiliki rencana untuk mengubah pricing Figma.

Selain itu, Figma juga akan terus digratiskan untuk pendidikan.

Aplikasi Alternatif Figma yang Gratis

Banyak orang yang bertanya-tanya: apakah Figma akan tetap gratis setelah akuisisi ini? Topik ini menjadi hal yang sering dibicarakan, terutama di media sosial.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Dylan Field selaku Co-Founder dan CEO Figma mengklaim jika Figma akan tetap gratis. Namun, mari kita tunggu saja kabar selanjutnya.

Untukmu yang khawatir jika suatu hari Figma berbayar, berikut beberapa rekomendasi aplikasi alternatif Figma yang bisa kamu gunakan.

1. Penpot

Penpot adalah platform prototipe open-source yang pertama. Sama seperti Figma, aplikasi ini juga berbasis web sehingga tidak bergantung pada instalasi dan jenis sistem operasi.

Kamu bisa menemukan fitur-fitur penting yang mirip dengan Figma. Mulai dari fitur kolaborasi, hingga fitur plugin. Mengingat pengembang Penpot menyebutkan jika pembuatan aplikasi ini terinspirasi dari Figma.

2. Wireflow

Aplikasi lain yang dapat menjadi alternatif Figma adalah Wireflow. Aplikasi ini sangat menarik sebab kamu bisa menggunakannya gratis sepenuhnya tanpa opsi berbayar.

Uniknya lagi, kamu tidak perlu mendaftar untuk menggunakan Wireflow. Selain itu, kamu juga bisa berkolaborasi dengan orang lain untuk merencanakan proyek dan bertukar pikiran.

Walaupun belum terlihat aktivitas pengembangan terbaru sejak 2021, tetapi aplikasi ini bisa kamu gunakan secara gratis!

3. Plasmic

Plasmic adalah sebuah aplikasi desain yang bersifat open source dan gratis. Aplikasi ini umumnya digunakan untuk membangun halaman website. Kalau kamu terbiasa menggunakan Figma, Plasmic dapat menjadi aplikasi alternatif yang patut kamu coba.

Apalagi, aplikasi ini juga dapat mengimpor desain dari Figma. Terdapat akses gratis untuk sebagian besar fitur. Untuk menggunakan fitur-fitur seperti extended version history, analitik, dan fitur spesial lainnya, kamu perlu upgrade akun premium.

4. Lunacy

Lunacy adalah aplikasi desain vektor yang cocok untuk digunakan untuk membuat berbagai macam desain UI, desain UX, prototipe, dan mockup yang cuma tersedia untuk platform Windows saja memngingat Lunacy adalah aplikasi asli dari Windows.

Lunacy memiliki semua kemampuan Sketch, termasuk menyimpan dan membaca file Sketch. Selain itu, aplikasi ini bisa digunakan secara gratis dan tanpa iklan. Uniknya lagi, aplikasi ini bisa digunakan secara offline atau tanpa ada internet.

Baca Juga : Mengupas Esensi dan Pentingnya Navigasi Desain UI/UX untuk Pengalaman Pengguna yang Lebih Baik

Penutup

Itu dia penjelasan lengkap mengenai akuisisi Figma oleh Adobe dan dampak ke depannya yang akan terjadi. Untukmu yang ingin belajar desain UI/UX, kamu bisa mengikuti kelas Belajar Desain UI/UX dan Membuat Prototype Aplikasi di Gamelab.

Di kelas ini, kamu bisa belajar konsep desain UI dan desain UX menggunakan Figma. Tidak hanya itu, kamu juga akan diajari bagaimana membuat prototipe untuk presentasi desain.

Tertarik untuk bergabung kelasnya? Klik di sini ya untuk mendaftar!


Referensi:

  • Adobe to Acquire Figma [1]
  • Dyland Field on Twitter [2]
  • Adobe’s Figma acquisition is a $20 billion bet to control the entire creative market [3]
  • What Is Figma? a 101 Intro [4]
  • A new collaboration with Adobe [5]
  • 5 Free and Open-Source Figma Alternatives [6]
  • Penpot Alternatif Figma, Mudah dan Praktis! [7]

Ayu Larasati

Ayu Larasati

Rabu, 28 September 2022

ARTIKEL TERKAIT

Magang lebih mudah dan bisa dilakukan dari mana saja dengan Program Magang Online Gamelab. Magang Bersertifikat, plus Pelatihan!

DAFTAR MAGANG

ARTIKEL POPULER

KATEGORI