BERITA SERIOUS GAME Serious Game Keren Karya Anak Bangsa

Serious Game Keren Karya Anak Bangsa


#serious game #game lokal
Serious Game Keren Karya Anak Bangsa

Serious game karya anak bangsa juga tidak kalah menarik dengan buatan developer luar lho. Tetap asik,memiliki visual yang menawan dan kental dengan budaya Indonesia. Yuk simak karya anak bangsa ini!

Ciptakan lingkungan belajar yang lebih MENYENANGKAN dengan GAME-BASED LEARNING!

Membahas tentang serious game memang tidak ada habisnya, terlebih lagi pada saat ini tengah banyak serious game yang bertajuk MOBA. Jika pada artikel sebelumnya kita pernah membahas rekomendasi serious game yang berasal dari pengembang luar, maka pada artikel kali ini kita akan coba bahas untuk serious game buatan anak bangsa.

Jangan salah bahwa saat ini developer tanah air sudah mulai menciptakan game-game dengan topik yang lebih serius, dengan menggunakan berbagai macam tema dan mekanik yang tentunya tidak kalah dengan game yang dibuat oleh developer asing.

Bus Simulator Indonesia (BUSSID)

Bus Simulator Indonesia, Pict by BUSSID

Bus Simulator merupakan salah satu game simulator untuk belajar mengendarai bus. Seperti game simulator pada umumnya, pada game ini pun pemain diajak untuk merasakan bagaimana menjadi seorang supir bus. 

Tampilan pada game terlihat segitu realistis dengan dengan visual 3D yang cukup smooth. Dilengkapi dengan fitur bus seperti, klakson, kemudi, dan dengan suasana asli Indonesia. 

Pemain dapat memilih lokasi bis, maupun memodifikasi bus yang ia gunakan. Pemain juga dapat merasakan sensasi berkendara di segala cuaca dan tempat di Indonesia. 

Billionaire - Simulator Bisnis

Billionaire Simulator Bisnis

Billionaire merupakan salah satu game simulator bisnis yang cukup menarik untuk di bahas, baik dari segi mekanisme gamplay maupun visual yang disajikan. Game buatan Alegrium ini pada dasarnya merupakan game simulator sederhana yang mengharuskanpemain untuk menjadi orang paling kaya dan bisa merajai beberapa sektor bisnis sekaligus.

Dalam game manajemen ini mengajarkan kita untuk belajar mengatur peluang dan bisnis, melipatgandakannya dan memperluas ke beberapa sektor lainnya. Selain itu pemain juga akan belajar dari kegagalan bisnisnya dan apa saja yang perlu dilakukan agar dirinya dapat mendapatkan keuntungan yang berlipat ganda.

Hal lain yang menarik dari game ini adalah sajian visualnya yang terlihat begitu indah dengan desain yang sederhana dan antarmuka yang minimalis namun memberikan kesan pada pemain. Tampilan dan desain dari game ini sukses membuat pemain menjadi betah untuk memainkan game ini.

Battle of Satria Dewa

Battle of Satria Dewa, Pict by CNBC

Game pertama yang akan kita bahas adalah Battle of Satria Dewa. Game ini dikembangkan oleh BANG Indonesia yang bekerjasama dengan salah satu pengembang game, Semisoft dan perusahaan animasi, Lumine.

Battle of Satria Dewa, memiliki misi awal untuk mengenalkan tokoh-tokoh pewayangan di Indonesia kepada para pemainnya terutama untuk anak-anak dan remaja, pengembang juga ingin melibatkan kreator dan developer lokal untuk ikut dalam pengembangan game mereka.

Game Battle of Satria Dewa merupakan salah satu game bertajuk MOBA yang menghadirkan karkater-karakter pewayangan dari Indonesia. Secara spesifik, game ini akan mengusung mekanisme permainan gaya brawler, yang lebih mirip permainan Brawler Stars. Pemain akan dihadapkan pada situasi bertarung secara langsung tanpa adanya sistem tower maupun creep.

Pengembangan game ini sudah mulai masuk pada tahap develop sejak tahun lalu. Menurut Ricky Wijaya selaku Founder dari BANG Indonesia, Battle of Satria Dewa akan dilaunching pada Desember 2020 mendatang berdekatan dengan rilis filmnya.


Baca artikel lainnya : 8 Rekomendasi Serious Game Untuk Meningkatkan Skill dan Pengalaman


Manguni Squad - Bela Negara 

Manguni Squad - Bela Negara, Pict by mangunisquad.com

Manguni Squad merupakan game first person shooter mobile pertama buatan Indonesia yang dikembangkan oleh BigDade Game Development, berkolaborasi dengan TNI, Polisi, dan Akademisi. Dipublish sejak tahun 2018 di platform android, game ini mempunyai plot cerita yang cukup menarik. Dimana karakter utamanya yang bernama Toar, seorang agen khusus yang ditugaskan untuk menangkap Cobra Syndicate yang meruapakn sindikat internasional penyelundupan narkoba, teroris, pencurian artefak, dan penyebar hoax. 

Dengan mekanisme first person shooter, pemain akan menjadi Toar untuk membasmi sindikat tersebut yang berada di wilayah Indonesia. Pemain harus menembaki para anggota sindikat yang berada di lokasi tersebut dan menuju menyelesaikan misi yang diminta.

Visual yang menampilkan wilayah Indonesia tentunya kuat akan kebudayaan Indonesia, dimana lokasi ikonik, bahasa daerah, dan baju adat daerah bisa dilihat oleh pemain di dalam game ini. Game ini pada dasarnya di desain untuk memberikan wawasan dan edukasi tentang kebudayaan Indonesia namun tetap seru di balut dengan gameplay yang menyenangkan. 

Diponegoro - Tower Deffense
Diponegoro - Tower Deffense

Sesuai dengan judul dari game ini, Diponegoro - Tower Deffense, merupakan salah satu game strategi dengan mekanisme gameplay layaknya tower deffense lainnya. Game yang dikembangkan oleh GLI dan Middle Studio ini pada dasaranya memiliki tujuan untuk mengenalkan pahlawan Indonesia dan menghargai jasa para pahlawan yang telah membantu Indonesia merdeka.

Melalui salah satu karakter pahlawan nasional Indonesia, yaitu Pangeran Diponegoro, pengembang ingin merepresentasikan bagaimana perjuangan Pangeran Diponegoro dalam membasmi para penjajah, sekaligus mendorong untuk melakukan strategi perang agar karakter dapat melawan musuh-musuhnya. 

Dalam permainan ini, pemain harus meletakkan berbagai senjata seperti banbu runcing, muddy, bunker, panah api, dan senapan untuk mencegah musuh-musuh memasuki daerah pemain. 

Game-game di atas adalah game karya anak bangsa yang dapat dimainkan selain sebagi hiburan namun juga dapat memberikan informasi serta meningkatkan skill sesuai dengan misi yang ada pada game tersebut. 

 


Sumber :

  • cnbcindonesia.com

 

Baca artikel menarik lainnya :


Febriani Sari

Febriani Sari

Kamis, 6 Februari 2020