BERITA GAMIFICATION Mengenal Lebih Lanjut Elemen-Elemen Gamifikasi

Mengenal Lebih Lanjut Elemen-Elemen Gamifikasi


#gamification #elemen gamifikasi
Mengenal Lebih Lanjut Elemen-Elemen Gamifikasi

Setelah mengetahui 7 elemen dasar gamifikasi, selanjutnya mari kita mengenal lebih lanjut elemen gamifikasi secara lebih detail.

Aktivitas di kantor membosankan?
Karyawan engangement kurang?
GAMIFIKASI-IN aja!

Setelah sebelumnya kita telah membahas tentang 7 elemen dasar gamifikasi yang terdiri dari 7 komponen pokok penyusun gamifikasi. Maka pada artikel ini kita akan membahas lebih jauh lagi mengenai elemen-elemen yang mendukung gamifikasi. Apa sajakah elemen-elemen tersebut? 

Jika sebelumnya kita mengetahui 7 elemen dasar yang menyusun gamifikasi adalah Badges, Levels, Leaderboard, Progress Bar, Virtual Currency, Award, Challenges. Maka pada artikel ini kita akan menjabarkannya menjadi 3 elemen utama yaitu Component, Mechanics, dan Aesthetics. Pada masing-masing elemen masih memiliki beberapa poin penting lainnya. Simak penjelesannya berikut ini!

Component

Elemen Gamifikasi - Component

Component disini bertugas sebagai sebuah instalasi khusus yang menjadi dasar dari sebuah gamifikasi. Dimana elemen-elemen pada component merupakan elemen penyusun dari sebuah gamifikasi. Dari beberapa elemen yang akan kita bahas, sepertinya sudah tidak asing lagi terutama bagi pecinta game.

Elemen-elemen pada gamifikasi tidak jauh berbeda dengan elemen-elemen yang sering kita jumpai pada game yang kita mainkan, karena memang gamifikasi sendiri adalah penerapan elemen-elemen game pada suatu kegiatan yang tidak berhubungan dengan game. Berikut ini beberapa elemen dalam Component yang dapat kita lihat pada sebuah gamifikasi.

  1. Achievements
    Dalam sebuah permainan tentunya memiliki tujuan yang harus dilakukan oleh pemain untuk menyelesaikan permainan tersebut. Begitu pula dengan gamifikasi, dalam gamifikasi pun terdapat achievement yang harus di capai oleh pemain.
    Achievement yang harus di dicapai pun beragam sesuai dengan tujuan dari gamifikasi. Jumlah achievement yang harus dicapaipun berbeda-beda satu dengan lainnya. Hal ini sangat bergantung dengan tujuan awal gamifikasi tersebut dan target audience dari gamifikasi tersebut.
    Pencapaian achievement bisa menjadi ukuran pengembang untuk membuat strategi guna meningkatkan kualitas gamifikasi yang ada. Dengan melihat hasil prestasi atau achievement dari pemain, pengembang dapat mengukur sejauh mana pemahaman pemain terhadap informasi yang disampaikan pada gamifikasi.
  2. Avatars
    Penggunaan avatar dalam sebuah gamifikasi juga bisa menjadi sebuah pertimbangan, dimana penggunaan avatar dapat menjadi sebuah identitas terhadap pemain.
    Pemilihan atau model avatar yang digunakan dapat bermcam-macam, mulai dari model custom avatar hingga avatar default yang disesuaikan dengan data yang diberikan pemain saat melakukan registrasi.
    Sebagai sebuah identitas di dalam gamifikasi, avatar bisa menjadi hal yang cukup penting, misalnya pada gamifikasi tersebut pemain yang naik level maka avatar yang dimilikinya juga akan naik level dengan aksesoris ataupun penampilan yang lebih bagus dibandingkan dengan sebelumnya. Hal ini bisa menjadi salah satu penyemangat pemain untuk membentuk identitasnya menjadi lebih baik lagi.
  3. Badges
    Keberadaaan achievement tentunya tidak akan harus disertai dengan adanya penghargaan. Penghargaan yang dimaksud dapat berupa badges atau lencana. Jika dalam kehidupan nyata badges atau lencana digunakan sebagai simbol penghargaan atau pencapaian sebuah prestasi, maka hal tersebut tidak jauh berbeda pada gamifikasi.
    Penggunaan badges dalam gamifikasi juga bisa menjadi sebuah indikator keanggotaan atau sebuah persekutuan. Hal ini dapat di implementasikan pada sebuah divisi tertentu dengan simbol atau badges tertentu. Fungsinya sebagai penanda, bahwa pemain tersebut merupakan bagian atau anggota dari suatu kelompok tertentu.
  4. Collections
    Beberapa bagian dalam game pernah kita jumpai perintah untuk mengumpulkan beberapa item penting atau bahkan langka untuk nantinya ditukar atau di gabung menjadi sebuah item yang lainnya. Begitu pula pada gamifikasi ini, elemen collection dapat diterapkan pada permainan.
    Hal tersebut bisa menjadi salah satu tantangan yang ada pada gamifikasi, pemain harus mengumpulkan beberapa item khusus sebelum ia lanjut pada level berikutnya. Selain itu mengumpulkan item juga dapat dimanfaat kan untuk mengenalkan peralatan atau barang-barang penting yang harus pemain ketahui. Karena hal tersebut secara tidak langsung akan memaksa pemain untuk mengingat dan mempelajari item tersebut.
  5. Combat
    Combat atau pertarungan disini tidak terbatas pada pertarungan pada segi fisik saja, misal mengadu kedua karakter secara langsung. Namun dapat lebih luas lagi, seperti pertarungan kecerdasan, kecepatan, ketepatan yang kemudian dibungkundalam bentuk permainan.
    Pertarungan ini tentunya akan menambah daya saing diantara para pemain sehingga mereka akan semakin terpacu untuk menjadi yang terbaik. Dari hasil combat pun pengembang dapat melakukan penilaian terhadap hasilnya, yang tentu akan berguna untuk peningkatan kualiatas gamifikasi selanjutnya.
  6. Content Unlocking
    Adanya konten yang terkunci juga menjadi hal yang biasanya terdapat pada sebuah gamifikasi. Hal ini wajar ada pada gamifikasi untuk memberikan informasi pada pemain bahwa terdapat tantangan baru yang perlu untuk di taklukkan atau didapatkan.
    Dengan memberika spoiler tersebut tentunya akan membuat pemain semakin tertantang untuk membuka konten selanjutnya, karena penasaran dengan isi dari konten tersebut.
  7. Gifting
    Hal yang paling ditunggu dalam sebuha gamifikasi adalah hadiah. Tujuan utama dari sebuah permainan selain mendapatkan informasi dari permianan tersebut adalah mendapat kan hadiah yang dijanjikan diawal permainan. Beberapa gamifikasi yang ada memberikan hadiah berupa kupon atau voucher untuk ditukar dengan barang. Atau hadiah berupa poin yang dapat ditukar dengan item langka.
    Pemberian hadiah disini bisa sangat beragam sekali tergantung bagaimana pengembang membuatnya semenarik mungkin agar pemain tertarik untuk melakukan permianan. Tujuannya apa? Tentunya tujuannya juga bermacam-macammulai dari menaikkan retensi, menignkatkan level engangement, hingga menigkatkan loyalitas.
  8. Leaderboards
    Leaderboards atau papan peringkat menjadi sebuah elemen yang wajib ada pada gamifikasi. Dengan adanya leaderboards, pemain akan mengetahui posisinya diantara pemain yang lainnya. Ini berarti akan menimbulkan persaingan diantara pemain untuk menjadi yang terbaik.
    Dari leaderboards kita bisamengukur sejauh mana kemampuan pemain pada level tersebut. Sehingga hal ini bisa dimanfaatkan untuk pengukuran standar kemampuan pemain dan yang bisa di gnakan untuk menignkatkan kemampuan pemain melalui pelatihan tertentu sesuai dengan kelemahannya.
  9. Levels
    Levels pada gamifikasi untuk mempermudah pemain menilai kemampuannya. Dengan adanya levels pemain juga akan mengetahui hingga sejauh mana permainan itu akan berakhir dan dapat mengukur kemampuannya hingga sejauh mana.
    Levels juga dibuat untuk menuntun pemain mulai dari permainan dengan tingkat kesulitan rendah dan terus bertambah hingga tingkat kesulitan yang lebih tinggi sehingga pemain tidak akan merasakan kesulitan yang datang tiba-tiba dan masih dapat menikmati permainan.
  10. Point
    Point dalam gamifikasi dapat digunakan untuk berbagai macam hal, seperti pengukur jumlah peringkat di leaderboards, point yang dapat ditukar dengan coin ataupun item tertentu, membuka konten baru, dan masihbanyak lagi. Hal ini juga dapat disesuaikan dengan gameplay dan desain gamifikasi yang dibuat. Pengumpulan point juga menjadi sebuah tantangan bagi pemain karena memiliki banyak manfaat.
  11. Quest
    Mendengar kata ini pasti sudah tidak asing lagi bagi penggemar game. Karena pada sebagian besar game yang ada saat ini pasti terdapat quest yang harus dilakukan oleh pemain. Begitu pula pada sebuah gamifikasi, quest dalam gamifikasi juga harus dilakukan oleh pemain untuk mendapatkan poin ataupun membuka level berikutnya.
    Quest yang dipakai tentunya sangat beragam sekali, mulai dari melakukan aktivitas pada permainan, melakukan share, atau bahkan melakukan suatu transaksi tertentu. Hal ini sangat bermacam dan sangat disesuaikan dengan kebutuhan pada gameplay dan tentunya sesuai dengan tujuan dari gamifikasi tersebut.
  12. Goods
    Goods atau barang pada gamifikasi dapat berupa sebuah aksesoris atau item tertentu. Pada suatu kasus, pemain bisa membeli barang atau mendapatkan barang tertentu untuk mengikuti gamifikasi.

Baca artikel lainnya: Mengenal MDA Framework: Mechanics, Dynamics, dan Aesthetics


Mechanics

Elemen Gamifikasi - Mechanics

Elemen yang kedua adalan Mechanics atau mekanik merupakan proses yang mendorong tindakan yang lebih nyata dari pemain. Beberapa elemen yang ada merupakan kunci dari tindakan pemain untuk berpartisipasi pada kegiatan gamifikasi tersebut.

  1. Challenge
    Challenge atau tantangan pada gamifikasi merupakan faktor pendorong pemain untuk ikut berpartisipasi pada kegiatan gamifikasi. Tantangan yang unik dan menarik akan meningkatkan rasa penasaran dan mendorong rasa ingin menaklukkan tantangan tersebut.
    Pemain akan mempertimbangkan tantangan yang ada pada gamifikasi, sehingga pengembang harus menyesuaikan tantangan yang ada pada gamifikasi sesuai dengan tujuan dan pemainnya. Hal ini akan meningkatkan keberhasilan dari gamifikasi tersebut yang mana juga akan menambah keberhasilan pada tujuan gamifikasi.
  2. Chance
    Game adalah tempat pemain untuk tidak takut melakukan kesalahan atau kegagalan. Begitu pula dengan gamifikasi, adanya kesempatan atau chance yang dapat diambil oleh pemain akan menimbulkan dorongan untuk mengulangi lagi permainan tersebut hingga dirinya memenangkan challenge.
    Adanya kesempatan dalam gamifikasi juga akan membantu pemain untuk belajar menghindari kesalahan atau kegagalan yang pernah dilakukannya. Kesempatan yang ada pada gamifikasi tentunya berbeda-beda tergantung dari genre permainan maupun gameplay yang ada.
  3. Competition
    Selain tantangan dan kesempatan, kompetisi juga dapat menjadi salah satu faktor yang mendorong pemain untuk terus bermain. Dengan adanya kompetisi antar pemain tentunya akan menimbulkan persaingan diantara pemain sehingga pemain akan melakukan yang terbaik untuk menjadi pemenang.
    Kompetisi juga dibuat untuk meningkatakan keseruan dan tantangan dalam gamifikasi yang ada. Bisa dibayangkan gamifikasi tanpa kompetisi dari pemain lainnya terasa ada yang kurang.
  4. Feedback
    Adanya timbal balik atau feedback pada gamifikasi juga bisa menjadi pendorong pemain pada saat memainkan permainan tersebut. Tidak hanya berupa hadiah maupun keseruan dari permainan tersebut, pemain akan mempelajari sesuatu dari gamifikasi tersebut. Infromasi dalam gamifikasi tersebut akan terserap dan menjadi pengetahuan pada pemain, bahkan informasi baru yang pemain belum miliki sebelumnya.
    Hal tersebut  bisa menjadi salah satu poin penting dalam sebuah gamifikasi dimana pemain juga mendapatkan sesuatu yang bisa menjadi hal positif bagi dirinya.
  5. Resource Acquisition
    Resource Acquisition atau akuisisi sumber daya merupakan salah satu tantangan dalam gamifikasi, dimana pemain harus mengumpulkan dan menjaga sumber daya agar peain lain tidak dapat mengambil atau mengakuisisinya, namun di sisi lain pemain harus menambah sumber dayanya dengan mengambil atau mencari sumber daya dari pemain lainnya.
    Resource Acquisition ini sering dijumpai pada beberapa gamifikasi yang berhubungan dengan pengelolaan, pemain harus mengelola dan mempertahankan sumber dayanya untuk mencapai atau membangun hal yang lebih besar sebagai pencapaian dari gamifikasi tersebut.
  6. Reward
    Dimana ada tantangan tentunya akan ada hadiah bagi pemenangnya. Hal ini lah yang menarik dari gamifikasi, selain pemain mendapatkan informasi tertentu, pemain yang memiliki poin tertinggi akan mendapatkan hadiah tertentu, sesuai dengan kesepakatan diawal. Hadiah yang akan didapatkan sangat bermacam-macam, mulai dari coin, voucher atau kupon, item tertentu.
  7. Transactions
    Dalam gamifikasi juga terdapat transaksi. Pemain dapat melakukan transaksi dengan menukar poin dengan coin atau menukar item tertentu dengan item langka. Pmeian bahka dapat menukar poin untuk membuka konten terkunci. Ada banyak seklai transaksi yang terjadi dalam gamifikasi, hal ini memang berbeda antara satu gamifikasi dengan gamifikasi lainnya.
  8. Turns
    Beberapa gamifikasi mempunyai gameplay dimana pemain harus menunggu gilirannya bermain secara adil. Hal ini pun harus dilakukan oleh pemain untuk mendapatkan gilirannya melakukan sebuah aksi. Dalam jeda waktu menunggu inilah pemain dapat mengatur strategi seperti apakah yang akan ia gunakan utnuk memperoleh poin yang tertinggi dengan mengamati langkah yang diambil oleh lawan.
  9. Win States
    Kemenangan tentu menjadi hal yang memuaskan bagi pemain. Ia akan memperoleh rasa bangga karena telah menyelesaikan tantangan dan menjadi yang terbaik diantara pemain lainnya. Pernyataan kemenangan bisa ditambahkan untuk memberikan apresiasi pada pemain karena telah menyelesaikan tentangan atau memenangkan permainan. Sehingga ia akan semakin terdorong untuk memainkan permianan tersebut.

Aesthetics

Elemen Gamifikasi - Aesthetics

Elemen yang selanjutnya adalah Aesthtics atau Estetika yang merupakan gambaran besar dari pemain setelah memainkan gamifikasi tersebut. Pada elemen ini terdapat beberapa hal yang bisa membaginya pada poin-poin penting yang bisa kita gunakan untuk penilaian.

  1. Constraints
    Kendala dalam permainan merupakan hal pertama yang harus diperhatikan. Saat pemain bermainapakah terdapat kendala pada gameplaynya atau kendala pada kontrol game nya. Hal tersebut harus diperhatikan, pengembang dapat melakukan observasi dengan pengamatan dan menentukan strategi yang tepat untuk menanggulangi kendala tersebut.
    Bahkan sebelum gamifikasi sampai pada pemain, pengembang harus memastikan kemungkinan-kemungkinan kendala yang nantinya akan muncul dari rancangan gamifikasi yang dibuat. Sehingga kendala yang muncul dapat menjadi minor bahkan tidak ada.
  2. Narrative
    Hal berikutnya yang perlu diperhatikan adalah penyampaian maksud atau penyampaian cerita pada gamifikasi yang dibuat. Cerita yang dibuat dibungkus dalam permianan dan visual yang menarik sehingga pemain akan memiliki respon positif terhadap gamifikasi yang mereka mainkan.
    Cerita yang unik bahkan terkesan fantasi bisa diterapkan untuk kontek gamifikasi, namun tetap sesuai dengan tujuan utama gamifikasi dan juga target audience.
  3. Progression
    Pada poin ini, kita akan melihat hasil dari gamifikasi. Informasi yang disampaikan pada gamifikasi bisa memberikan perkembangan pada pemain atau malah sebaliknya jika  gamifikasi tidak dirancang dengan baik. Tentunya pengembang menginginkan perkembangan kearah yang lebih baik, dimana pemain mampu menyerap informasi yang ada pada gamifiaksi tersebut dan dapat mengimplementasikan informasi tersebut.
  4. Relationships
    Pada poin sebelumnya telah di sampaikan bahwa dalam gamifikasi terdapat kompetisi, pertarungan, dan kelompok, hal tersebut akan mempengaruhi hubungan antar pemain. Dimana pemain akan mempunyai rasa bersaingi dan rasa solid untuk sesama kelompoknya.
    Hal ini tentu harus dipertimbangkan oleh pengembang, terutama untuk meningkatkan rasa solidaritas pada kelompok bisa kita perhatikan dari pemain pada kelompok-kelompok tertentu apakah mempunyai rasa solidaritas tersebut atau malah menyebabkan perpecahan.

Gamifikasi satu dengan lainnya mungkin saja memiliki bentuk permainan yanag berbeda antara satu dengan yang lainnya. Namun untuk elemen-elemen yang menyusun dari gamifikasi tersebut tidak akan jauh berbeda dari poin-poin di atas. Untuk membuat gamifikasi yang menarik dan tentunya dapat menyalurkan informasi pada pemain dengan baik perlu adanya perancangan dan strategi yang matang dan dilakukan oleh ahlinya.

 


Sumber:

  • medium.com
  • slideshare.net

Baca artikel menarik lainnya:


Rabu, 19 Februari 2020