BERITA TIPS MAGANG & KARIER Apa Itu Karir? Pengertian, Perencanaan, dan Tahapan Perkembangannya

Apa Itu Karir? Pengertian, Perencanaan, dan Tahapan Perkembangannya

Oleh Rifka Amalia | Selasa, 18 Juli 2023

Apa Itu Karir? Pengertian, Perencanaan, dan Tahapan Perkembangannya

Apa itu karir? Berikut pengertian karir, perencanaan karir, serta tahapan perkembangan karir dalam kehidupan manusia yang sebaiknya kamu ketahui. Lakukan perencanaan karir untuk mencapai tujuan karir, pekerjaan, dan profesi yang diinginkan.

Yuk, belajar di GAMELAB ACADEMY, belajar kapan saja, di mana saja. Kurikulum berbasis industri. Dapatkan SERTIFIKAT ketika kamu sudah selesai!

Aktivitas di kantor membosankan?
Karyawan engangement kurang?
GAMIFIKASI-IN aja!

Daftar Isi Artikel

Pernahkah kamu mendengar tentang apa itu karir? Sebagian besar orang akan terpikirkan tentang "profesi" maupun "pekerjaan" ketika membicarakan soal karir. Dua kata tersebut dianggap mewakili definisi karir.

Meski tidak salah, namun pengertian karir tak terbatas pada itu saja. Dalam KBBI dijelaskan bahwa pekerjaan adalah sebuah pencaharian yang dijadikan sebagai pokok penghidupan untuk mencari nafkah. Sedangkan profesi dalam KBBI artinya bidang pekerjaan yang memiliki landasan pendidikan keahlian, baik itu keterampilan, kejuruan dan lainnya.

Dengan kata lain, profesi adalah pekerjaan yang membutuhkan keahlian, keterampilan, penguasaan, dan pengetahuan khusus. Sementara pekerjaan belum tentu membutuhkan pengetahuan khusus. Lalu, Apa Itu Karir? Berikut ulasan mengenai pengertian karir, perencanaan, tujuan, dan tahapan perkembangannya.

Pengertian Karir

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), karier adalah perkembangan kemajuan dalam kehidupan, pekerjaan, jabatan, dan sebagainya. Beberapa ahli mendefinisikan karir sebagai sebuah proses yang berkaitan dengan kegiatan kerja pada rentang waktu kehidupan manusia.

Definisi karir menurut beberapa ahli yakni:

- Rachman, (2009): "Karir adalah sebagai urutan dari kegiatan-kegiatan dan perilaku-perilaku yang terkait dengan kerja dan sikap, nilai dan anspirasi-anspirasi yang terkait sepanjang masa hidupnya seseorang".

- Anoraga (1992) mendefinisikan karir secara sempit dan luas. Secara sempit, karir diartikannya sebagai upaya mencari nafkah, mengembangkan profesi, dan meningkatkan kedudukan. Secara luas, karir diartikan sebagai langkah maju sepanjang hidup atau mengukur kehidupan seseorang.

- Moekijat (1990) mengutarakan, "karir adalah kemajuan seseorang dalam suatu lapangan pekerjaan yang diperolehnya selama bekerja. Karir disebut juga perkembangan kemajuan seseorang dalam suatu lapangan pekerjaan selama masa aktif dalam hidupnya".

Berdasarkan pendapat para ahli tersebut, dapat disimpulkan bahwa karir tidak sama dengan profesi dan pekerjaan. Profesi dan pekerjaan memang bagian dari karir, namun karir sendiri merupakan sebuah proses, rangkaian, atau upaya yang dibangun, dikerjakan, serta dikembangkan setiap harinya untuk mencapai cita-cita atau tujuan hidup.

Perencanaan Karir

Mengutip pendapat Mathis, perencanaan karir disebut sebagai sebuah perencanaan yang berfokus pada pekerjaan dan pengidentifikasian jalan karir yang memberi peluang kemajuan logis bagi orang-orang yang bekerja. Singkatnya, perencanaan karir adalah proses atau tahapan yang dilalui dalam upaya mencapai tujuan karir.

1. Tahapan perencanaan karir

Berikut merupakan beberapa tahapan perencanaan karir yang perlu dilakukan seseorang untuk mencapai tujuan karirnya.

Penilaian Diri (Self Assessment)

Pada tahapan ini, kamu perlu melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap dirimu. Baik berkaitan dengan passion, kebutuhan keuangan, kebiasaan bekerja, pengalaman kerja, dan aspek-aspek lainnya.

Kamu perlu mengenali hal-hal yang membuatmu tenang. Tapi di sisi lain, kamu juga perlu menemukan hal-hal yang mengganggumu. Langkah penilaian diri sangat berguna untuk membantu mencapai karir di masa depan. 

Lakukan Riset Karir Potensial

Selanjutnya, lakukan riset karir potensial, yakni upaya mencari karir yang sesuai dengan value yang kamu miliki. Riset ini dapat dilakukan dengan cara memperbanyak informasi terkait dengan bidang yang kamu minati.

Informasi tersebut dapat kamu gali lewat riset online, mengandalkan search engine, maupun melakukan wawancara langsung terhadap pelaku industri. Kamu juga bisa mencoba mengikuti magang untuk memberikan gambaran singkat terkait karir potensial yang dikejar.

Mengidentifikasi Karir Potensial

Dari hasil riset karir potensial, kamu bisa melakukan identifikasi terhadap karir yang paling sesuai dengan dirimu. Hal-hal yang bisa diidentifikasi dari karir potensial di antara lain, kelebihan dan kekurangan, potensi pendapatan, persaingan, tingkat kenyamanan, dan lain sebagainya. Jika kamu memiliki beberapa opsi karir potensial, proses identifikasi karir akan membantumu menentukan pilihan akhir.

Tentukan Tujuan Konkrit

Adanya tujuan yang konkrit akan membantumu lebih fokus dalam proses meniti karir. Tetapkan bagaimana tujuanmu akan berlabuh, apakah tujuan itu jangka panjang atau jangka pendek. Gambarkan rangkaian-rangkaian atau langkah-langkah yang kamu perlukan untuk mencapai tujuan itu.

Kamu juga perlu menetapkan timeline guna membantumu terus mengevaluasi apabila dalam prosesnya mengalami kegagalan. Jika hal itu terjadi, maka kamu perlu segera melakukan perbaikan.

Sebagai contoh, sebelum mencari pekerjaan, kamu menetapkan tujuan jangka panjang, misalnya 5 tahun, 10 tahun, atau lainnya. Lengkapi tujuan jangka panjang tersebut dengan tujuan jangka pendek. Hal ini akan membantumu tetap fokus mencapai tujuan akhir.

2. Tujuan Perencanaan Karir

Apa Itu Karir - GAMELAB.ID

Dengan melakukan perencanaan karir, kamu dapat memperoleh beberapa tujuan sebagai berikut.

Mencapai Kepuasan Pribadi

Perencanaan karir pada akhirnya akan memberikan kepuasan pribadi bagi yang melakukannya. Pasalnya, dalam memilih karir, tentu seseorang akan mempertimbangkan hal-hal yang paling mungkin dan menguntungkan baginya. Jika tujuan karir kamu tercapai berkat adanya perencanaan karir yang matang, tentu kamu akan merasa senang.

Kesadaran dan Pemahaman Diri

Melakukan perencanaan karir akan membantu individu memperoleh kesadaran dan pemahaman terkait dirinya sendiri. Individu yang mengenal dirinya sendiri diyakini dapat mencapai kecerdasan yang efisien, sehingga mampu menghadapi permasalahan dalam hidupnya. Bukan itu saja, seseorang yang sudah lebih dulu memahami dirinya sendiri akan lebih mudah memahami orang lain.

Efisiensi Waktu dan Usaha

Perencanaan karir akan membangun efisiensi penggunaan waktu dan usaha dalam upaya mencapai tujuan karir. Adanya rancangan dan tahapan yang sistematis akan membantu kita meminimalisir melakukan kesalahan secara berulang-ulang, sebab ada tujuan dan arah yang jelas yang diinginkan. Penetapan timeline sebagai gambaran mencapai karir di masa depan akan membawa langkahmu lebih pasti dalam proses mencapai tujuan karir.

Mempersiapkan Karir Masa Depan

Sesuai dengan namanya, perencanaan artinya menentukan terlebih dulu hal-hal yang akan dikerjakan. Ini adalah proses yang didukung strategi-strategi tertentu dengan harapan mempersiapkan karir di masa depan.

Perencanaan karir akan membantu memperoleh karir yang diinginkan, sehingga kamu bisa dengan nyaman menjalani profesi dan pekerjaan yang sesuai keinginan karirmu.

Memperoleh Karir yang Sesuai Ciri Kepribadian

Karir yang direncanakan dengan sistematis membantu kamu mendapatkan karir yang sesuai ciri kepribadianmu. Tentu saja mencari karir yang paling cocok dengan dirimu sangat dibutuhkan.

Beberapa manfaatnya antara lain dapat mendorong pencapaian keberhasilan di tempat kerja, membantu proses kerja sama pada pekerjaan tim, serta dapat membantu pengembangan karirmu lebih dekat ke tujuan akhir.

Perlu diingat, perencanaan karir dibuat untuk mendapatkan karir yang paling sesuai dengan seseorang. Termasuk penghasilan yang paling dekat dengan yang diinginkan.

3. Contoh Perencanaan Karir

Berdasarkan uraian tersebut, berikut merupakan contoh perencanaan karir sederhana.

Tujuan karir jangka panjang: Menjadi direktur rumah sakit sekaligus dokter spesialis yang bukan hanya ahli tapi juga dipercaya masyarakat.

Tujuan jangka pendek: Menjadi dokter umum sesegera mungkin setelah merampungkan koas.

Tindakan yang harus dilakukan:

  • Belajar dengan serius, melakukan diskusi dengan teman-teman yang juga memiliki ketertarikan untuk mengambil pendidikan dokter umum selepas lulus sekolah.
  • Menargetkan lulus pendidikan sarjana dalam waktu 3,5 tahun sampai 4 tahun.
  • Serius belajar saat menjalani koas sehingga bisa merampungkannya dalam waktu maksimal 2 tahun.
  • Tidak terlalu banyak bermain-main agar memiliki lebih banyak waktu untuk mempersiapkan diri mneghadapi CBT UKMPPD dan OSCE.
  • Bersungguh-sungguh menjalani internship selama 1 tahun setelah disumpah dokter.

Tujuan jangka menengah: Mengambil dan menyelesaikan pendidikan spesialisasi hanya dalam waktu 5 tahun.

Tahapan Perkembangan Karir

Apa Itu Karir - GAMELAB.ID

Dessler (1992) membagi tahapan perkembangan karir dalam kehidupan manusia, yakni sebagai berikut.

1. Tahap Pertumbuhan (0-14 tahun)

Tahapan ini dimulai sejak manusia dilahirkan. Kemudian pada usia 14 tahun, manusia dinilai memasuki periode di mana mereka memulai mengembangkan citra/identitas diri. Pengembangan citra pribadi dibentuk dari lingkungan, seperti lewat interaksi dengan keluarga, guru, maupun teman sebaya. Di usia penghujung remaja itu pula manusia secara realistik mulai memikirkan alternatif keahlian.

2. Tahap Eksplorasi (15-24 tahun)

Di rentang waktu berikut, manusia berusaha menggali secara serius alternatif keahlian. Orang mulai membanding-bandingkan minat, kemampuan, hobi, dan hal-hal yang dipelajarinya.

Pemahaman realistik mengenai kemampuan dan bakat juga terbentuk di tahapan ini. Di usia eksplorasi, sangat penting bagi seseorang untuk mengembangkan nilai-nilai, motif, dan ambisinya agar bisa mengambil keputusan dengan baik.

3. Tahap Pemantapan (24-44 tahun)

Ini merupakan rentang waktu inti kehidupan kerja manusia pada umumnya. Tahapan ini juga terbagi ke dalam 3 sub tahapan, yakni:

a. Percobaan (25-30 tahun)

Usia 25 sampai 30 tahun adalah usia yang tergolong masih muda. Di usia ini, umumnya orang sedang menimbang-nimbang dan menentukan apakah bidang karir yang dipilihnya cocok dan sesuai dengan dirinya atau tidak. Apabila ditemukan ketidakcocokan, orang akan mencoba melakukan perubahan karir.

b. Stabilisasi (30-40 tahun)

Setelah mendapatkan karir yang sesuai dengan passion, manusia memasuki subtahap stabilisasi. Pada subtahap ini, perencanaan karir secara eksplisit dilakukan guna menentukan urutan promosi, perubahan pekerjaan, hingga aktivitas pendidikan yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan karir.

c. Krisis Karir Pertengahan

Ini terjadi di rentang usia 30-an sampai 40-an,yakni orang lebih sering melakuka penilaian kembali dan meninjau kemajuan mereka, apakah sesuai dengan tujuan semula atau tidak. Di tahap ini, manusia sangat mungkin merasa pesimis terkait cita-citanya.

Orang juga mulai memutuskan seberapa penting karir dan pekerjaan dalam hidup mereka. Usia ini membuat banyak orang kesulitan memutuskan antara hal yang ingin dicapai dan berapa banyak yang harus dikorbankan.

4. Tahap Pemeliharaan (45-65 tahun)

Di usia 45-65 tahun, umumnya manusia telah menemukan karir yang sesuai dengan mereka. Setidaknya, jika memiliki pekerjaan, manusia akan berusaha untuk mempertahankan posisinya pada pekerjaan tersebut. Pasalnya di usia ini tidak mudah jika kamu mengulang karir dan mencari pekerjaan baru. Ini adalah tahap di mana seseorang telah menciptakan tempat di dunia kerja dan berusaha mengamankan posisi tersebut.

5. Tahap Kemunduran

Tahap ini terjadi di usia pensiun yang kian mendekat. Manusia akan mengalami penurunan level kekuasaan dan tanggung jawab, dan kamu harus menerimanya. Di usia 60-an, kamu mungkin akan dianggap sebagai mentor oleh mereka yang lebih muda. Hal ini wajar terjadi, sebab manusia pada akhirnya akan menua dan produktivitas kerja menjadi berkurang.

Baca Juga: 10 Keuntungan Pelatihan Prakerja untuk Fresh Graduate

Baca Juga : Mengintip Dunia Programmer, Apa yang Tidak Dikatakan di Kampus!

Penutup

Sebagian orang menganggap bahwa karir adalah hal yang penting dalam hidup. Untuk mencapai karir yang diinginkan, jalur karir dibutuhkan. Melakukan perencanaan karir akan membantu kamu meraih tujuan pribadi dan tujuan karir.

Jalan yang ditempuh mungkin tidak mudah, tetapi ambisi dan konsistensi akan mengukuhkan proses perjalanan karir untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.

Jika kamu sedang mencari pekerjaan yang sesuai dengan karir yang kamu inginkan, tak ada salahnya mencari informasi lowongan kerja yang disediakan Gamelab.ID. Kunjungi Daftar Lowongan Kerja Terbaru untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai posisi pekerjaan yang kamu impikan. Jika ada pertanyaan, hubungi link berikut ini.


Rifka Amalia

Rifka Amalia

Selasa, 18 Juli 2023

ARTIKEL TERKAIT

Magang lebih mudah dan bisa dilakukan dari mana saja dengan Program Magang Online Gamelab. Magang Bersertifikat, plus Pelatihan!

DAFTAR MAGANG

ARTIKEL POPULER

KATEGORI